Menu

Mode Gelap
ads

Warta · 10 Nov 2021 17:19 WIB

Kepulangan PMI dari Malaysia di Kepri Harus Diperketat, Antisipasi Varian Delta Plus


Kepulangan PMI di Pelabuhan Sri Bintan Pura Tanjungpinang. Foto: Ismail/kepripedia.com Perbesar

Kepulangan PMI di Pelabuhan Sri Bintan Pura Tanjungpinang. Foto: Ismail/kepripedia.com

Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau mewaspadai masuknya varian COVID-19 subvarian Delta AY.4.2 atau yang dikenal COVID-19 Delta Plus ke wilayahnya. Terlebih, varian jenis baru tersebut sudah masuk ke Malaysia yang berbatasan langsung dengan Kepri.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kepri, Mohammad Bisri, mengungkapkan varian baru tersebut harus diwaspadai jangan sampai masuk ke Kepri.

Oleh karena itu, pintu masuk ke Kepri harus diperketat agar virus varian delta plus tidak memasuki wilayahnya.
“Tentu ini harus diwaspadai. Jangan sampai masuk,” ucapnya, Rabu (10/11).

Ia mengatakan, wilayah Kepri saat ini masih diuntungkan dengan belum dibukanya pintu masuk jalur laut internasional, baik ke Singapura dan Malaysia.

ads

Namun demikian, kepulangan Pekerja Migran Indonesia (PMI) dapat menjadi celah. Untuk itu, perlu pengetatan yang lebih intensif pada saat kepulangan para PMI tersebut melalui pintu masuk Kepri.

“Pintu masuk kedua negara itu juga masih tertutup, namun yang perlu diwaspadai kepulangan PMI. Itu yang harus diperketat nantinya,” kata Bisri.

Kendati begitu, Bisri mengimbau agar masyarakat tidak terlalu khawatir dengan varian baru tersebut. Menurutnya, hingga kini Kepri masih cukup aman. Karena, seluruh pintu baik jalur laut maupun udara masih tertutup dari negara luar.

Sementara, untuk penanganan PMI juga sudah baik. Karena, para PMI yang pulang langsung diisolasi di RSKI Galang, Batam. Sehingga, ketika ada yang terkonfirmasi positif langsung ditangani di rumah sakit khusus tersebut, dan tidak terkontaminasi dengan warga setempat.

ads

“Mereka (PMI) tidak langsung ke kita. Karena, langsung diisolasi ke RSKI, jadi tidak perlu khawatir,” demikian Bisri.

Seperti diketahui, Kementerian Kesehatan Malaysia sudah mengumumkan 2 kasus varian delta plus pada 2 Oktober 2021 lalu. varian tersebut diketahui lebih ganas 15 persen varian delta sebelumnya.

Menteri Koordinator Maritim dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, sebelumnya melalui siaran pers juga sudah mewanti-wanti masuknya varian baru tersebut ke Indonesia. Menurutnya, pemerntah sudah mewaspadai masuknya varian virus tersebut ke Indonesia.

Dapatkan update berita langsung dari Smartphone anda melalui telegram. Klik t.me/kepripediacom untuk bergabung



ads
Tetap terhubung dengan kami:
Baca Lainnya

Mulai Desember Ini, Layanan Kemoterapi di RSUP RAT Sudah Layani Peserta BPJS Kesehatan

4 Desember 2021 - 15:31 WIB

RSUP Raja Ahmad Tabib di Tanjungpinang

Aksi Berbagi Bunga Anak Difabel di Karimun

4 Desember 2021 - 13:43 WIB

Vaksinasi COVID-19 Serentak BINDA Kepri di 3 Lokasi

4 Desember 2021 - 12:21 WIB

Tanggapan Komisi III DPRD Kepri Terkait Pemadaman Listrik di Batam

3 Desember 2021 - 21:56 WIB

Irwansyah DPRD Kepri

Komisi II DPRD Kepri Monitoring Samsat Batu Aji

3 Desember 2021 - 19:02 WIB

Bansos COVID-19 Masih Masuk Dalam APBD 2022

3 Desember 2021 - 18:18 WIB

Trending di Warta