Hukum Kriminal · 8 Nov 2021 23:19 WIB

Ketahuan Sembunyikan Sabu di Anus, Pria Ini Ditangkap di Kedai Kopi


Barang Bukti yang diamankan Ditresnakoba Polda Kepri. Foto: Dok Polda Kepri Perbesar

Barang Bukti yang diamankan Ditresnakoba Polda Kepri. Foto: Dok Polda Kepri

Seorang pria berinisial E terpaksa harus berurusan dengan polisi setelah ketahuan memiliki narkotika. Pelaku E diamankan Ditresnarkoba Polda Kepri pada Sabtu (6/11) kemarin.

″Berawal dari informasi masyarakat tentang keberadaan seorang yang membawa narkotika jenis sabu. Selanjutnya Tim Subdit III Dit Resnarkoba Polda Kepri melakukan penyelidikan dan pada Pada hari Sabtu tanggal 6 November 2021 sekira jam 08.00 wib, tim melakukan upaya paksa penangkapan terhadap seorang laki-laki yang diketahui berinisial E,” ungkap Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Pol Harry Goldenhardt.

Dijelaskannya, pelaku diamankan saat berada di kedai kopi terminal keberangkatan Bandara Hang Nadim, Kota Batam. Ketika diinterograsi, pelaku mengaku ada membawa narkoba jenis sabu yang di simpan dalam tubuhnya (anus).

″Selanjutnya tim membawa pelaku ke RS Bhayangkara Polda Kepri untuk pemeriksaan rontgen. Lalu diketahui adanya tiga benda asing. Setelah di keluarkan dari dalam tubuh pelaku di ketahui benda asing tersebut terdiri dari 3 kapsul kondom berwarna merah muda yang di dalamnya berisikan sabu dengan berat bruto 229 gram,″ terang Kombes Harry.

ads

Kepada polisi, pelaku mengaku memperoleh barang haram tersebut dari seorang laki-laku berinisial BTM. Sosok yang disebutnya itu saat ini sedang dalam pencarian.

Sementara pelaku E dan barang bukti dibawa ke Ditresnarkoba Polda Kepri untuk pemeriksaan lanjut.

″Barang bukti yang diamankan dari pelaku adalah satu lembar KTP milik pelaku, uang tunai sebesar Rp 1.100.000 yang terdiri dari lembar pecahan Rp 50.000, kemudian uang tunai sebesar Rp 500.000 yang terdiri dari lembar pecahan Rp 100.000, satu unit handphone, satu lembar rontgen radiologi dan berita acara dari RS Bhayangkara Polda Kepri dan tiga bungkus plastik diduga sabu tersebut,” jelas Harry.

Dari aksinya ini, pelaku dapat disangkakan Pasal 114 ayat (2) dan atau pasal 112 ayat (2) Undang-Undang Republik Indonesia no. 35 tahun 2009 tentang narkotika. Dengan ancaman hukuman mati atau pidana seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 6 tahun atau paling lama 20 tahun.

ads
Dapatkan update berita langsung dari Smartphone anda melalui telegram. Klik t.me/kepripediacom untuk bergabung



ads
Tetap terhubung dengan kami:
Baca Lainnya

3 Terduga Penipu Lowongan Kerja di Karimun Diperiksa Polisi

7 Desember 2021 - 21:04 WIB

Kasat Reskrim Polres Karimun, AKP Arsyad Riyandi

Pengaruh Alkohol, Pemuda Ini Nekat Perkosa Gadis Desa Kelong

7 Desember 2021 - 19:01 WIB

260 Orang di Karimun Jadi Korban Penipuan Lowongan Kerja

7 Desember 2021 - 12:12 WIB

Polisi Tangkap 2 Pelaku Pemalsuan Surat Kapal Seniha yang Dibajak di Batam

7 Desember 2021 - 08:10 WIB

KPK Sebut Terima Pengembalian Uang Rp 3 M dari Kasus Kuota Rokok di Bintan

4 Desember 2021 - 20:49 WIB

Tega! 2 Pemuda di Batam Cabuli Anak SD Secara Bergilir

3 Desember 2021 - 22:19 WIB

Trending di Hukum Kriminal