Menu

Mode Gelap

Warta · 8 Feb 2022 18:58 WIB ·

Kisah ODGJ di Karimun yang Dipasung 7 Tahun


 Sosok Hasanudin yang mengalami gangguan jiwa dan harus dipasung. Foto: Khairul S/kepripedia.com Perbesar

Sosok Hasanudin yang mengalami gangguan jiwa dan harus dipasung. Foto: Khairul S/kepripedia.com

ADVERTISEMENT
advertisement

Adalah seorang pria bernama Hasanudin warga Desa Sungai Utara, Kecamatan Kundur Utara, Kabupaten Karimun yang harus hidup dengan dipasung sekitar 7 tahun lamanya. Ia pun tinggal di gubuk yang didirikan oleh keluarga sebagai tempat pengasingan.

Cerita pilu ini bermula ketika Hasanudin yang kini berusia 50 tahun mengalami gangguan jiwa sejak beberapa tahun silam. Ia diketahui dulunya bekerja di Malaysia.

ADVERTISEMENT
advertisement

Bukan tanpa alasan, pihak keluarganya terpaksa memasung Hasanudin karena kerap mengamuk. Ia juga disebut pernah beberapa kali menyerang warga sekitar.

“Keadaannya semakin para saat kembali dan pulang ke Indonesia,” ujar Kades Sungai Ungar Utara, Zaini, Selasa (8/2).

ADVERTISEMENT
advertisement

Menurut cerita, keputusan untuk dipasung, sebenarnya merupakan permintaan Hasanudin sendiri. Sehingga pihak keluarga terpaksa mengabulkan permintaannya itu.

Namun begitu, kondisi Hasanudin sebelumnya sempat membaik setelah dibawa menuju RSUD Muhammad Sani untuk menjalani perobatan secara intensif.

ADVERTISEMENT

“Dalam beberapa bulan itu sempat membaik setelah diobati, tapi kambuh kembali setelah dipulangkan,” jelasnya.

Kondisi tersebut akhirnya membuat pihak keluarga pasrah dan memenuhi permintaan Hasanudin untuk dirantai.

Hasanudin dirantai dan diikat pada sebuah kayu tiang penyangga pondok yang disiapkan oleh keluarga di belakang rumah.

ADVERTISEMENT

Meski begitu, aparat desa setempat tetap selalu memantau kondisi Hasanudin yang kini hidup dengan sedikit berbeda dari orang pada umumnya.

“Kita sering turun mengecek kondisinya dan memberikan obat dari puskesmas, selama di pondok keluarganya juga tetap memperhatikan seperti untuk makan dan minum,” ucapnya.

Kondisi dengan gangguan mental ini juga dialami tiga saudara Hasanudin lainnya. Namun, hanya Hasanudin yang mengalami gangguan kejiwaan paling berat sehingga harus dirantai oleh keluarganya.

ADVERTISEMENT
Dapatkan update berita langsung dari Smartphone anda melalui telegram. Klik t.me/kepripediacom untuk bergabung
Artikel ini telah dibaca 47 kali

Penulis: | Editor: Redaksi


ADVERTISEMENT
advertisement
Tetap terhubung dengan kami:
advertisement
Baca Lainnya

Daftar Pemilih di Kepri per Juni 2022 Bertambah 1.947 Orang dari DPT 2020

6 Juli 2022 - 20:23 WIB

Karimun Dapat Suplai 75 Ekor Sapi dari Natuna untuk Penuhi Kebutuhan Hewan Kurban

6 Juli 2022 - 14:15 WIB

Ini Jadwal Pemutihan Pajak Kendaraan di Batam

6 Juli 2022 - 13:42 WIB

HUT Bhayangkara ke-76, Ansar Berharap Kepri Semakin Kondusif

6 Juli 2022 - 12:17 WIB

28 Guru di Bintan Diberi Promosi, Naik Jabatan Jadi Kepala Sekolah

6 Juli 2022 - 11:38 WIB

Dana Pinjaman PT SMI Belum Cair, Sekdaprov: Sudah Diajukan, Cairnya Bertahap

6 Juli 2022 - 11:30 WIB

Trending di Warta
advertisement