Menu

Mode Gelap

Warta · 17 Mar 2022 22:29 WIB ·

KKP Luncurkan 4 ‘Hiu Biru’ di Batam, Armada Baru Pemburu Penyelundup


 Speed boat hiu biru yang diluncurkan KKP di Batam. Foto: Zalfirega/kepripedia.com Perbesar

Speed boat hiu biru yang diluncurkan KKP di Batam. Foto: Zalfirega/kepripedia.com

ADVERTISEMENT
advertisement

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) meluncurkan empat Operasional Speedboat Unit Reaksi Cepat (URC) di perusahaan galangan kapal  PT Palindo Marine, Sagulung, Kota Batam.

Kapal yang dinamai Hiu Biru 01, Hiu Biru 02, Hiu Biru 03, dan Hiu Biru 04 itu akan digunakan petugas unit reaksi cepat untuk memburu penyelundup benih lobster di pesisir timur Pulau Sumatera. 

“Hari ini saya luncurkan 4 armada speedboat dengan nama Hiu Biru, yang akan semakin memperkuat pengawasan sumber daya kelautan dan perikanan, khususnya dari praktik penyelundupan BBL, penangkapan ikan dengan cara yang merusak, dan pemanfaatan ruang Laut, pesisir dan pulau-pulau kecil yang tidak sesuai aturan PKKPRL”, ungkap Menteri Trenggono pada awak media, Kamis (17/3). 

Dia menyebut, bahwa praktik perikanan  ilegal di wilayah perairan yuridiksi Indonesia, seperti penyelundupan Benih Bening Lobster (BBL) dan penangkapan ikan yang merusak (Destructive Fishing) harus diberantas. 

ADVERTISEMENT
advertisement

Oleh sebab itu, URC PSDKP ini secara khusus akan ditugaskan untuk menjaga wilayah-wilayah yang selama ini dianggap rawan penyelundupan BBL dan destructive fishing.

“Di tahap awal ini kami akan tempatkan di 4 lokasi yaitu di Batam, Jambi, Jakarta, dan Kupang,” ujar Menteri Trenggono.

ADVERTISEMENT

Menteri Trenggono juga memerintahkan Direktorat Jenderal PSDKP sebagai benteng KKP untuk menindak tegas pelaku penyelundupan BBL, destructive fishing, dan pemanfaatan ruang laut secara menetap yang tidak sesuai aturan. 

“Pengawasan harus menjadi benteng KKP dalam mengawal seluruh program terobosan,” tegas Menteri Trenggono.

Sementara itu, Direktur Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan, Laksamana Muda TNI Adin Nurawaluddin, menjelaskan speed boat ini memiliki kecepatan tinggi untuk di laut teritorial Indonesia (12 NM). 

ADVERTISEMENT

Menurutnya penamaan kapal Hiu Biru menggambarkan karakteristik perenang cepat yang menjadi ciri khas ikan tersebut. 

“Berdasarkan spesifikasi tersebut, Speedboat Hiu Biru kami jadikan Unit Reaksi Cepat (URC) PSDKP,” ungkap Adin.

Dapatkan update berita langsung dari Smartphone anda melalui telegram. Klik t.me/kepripediacom untuk bergabung
Artikel ini telah dibaca 141 kali

Penulis: | Editor: Hasrullah


ADVERTISEMENT
advertisement
Tetap terhubung dengan kami:
advertisement
Baca Lainnya

Logo Holywings Batam Hilang, Tempatnya Tetap Beroperasi

1 Juli 2022 - 21:16 WIB

Ketersediaan Minyak Goreng Curah di Karimun 20 Ton, Harga Eceran Tertinggi Rp 15 Ribu

1 Juli 2022 - 19:21 WIB

Papan Nama Tutupi u-Turn, Jalan Brigjen Katamso Tanjunguncang Rawan Kecelakaan

1 Juli 2022 - 16:52 WIB

Cuaca Buruk, Kapal Ikan Dilaporkan Karam di Pulau Mapur

30 Juni 2022 - 19:08 WIB

Sembako Mahal, DPRD Batam Desak Pemko Gelar Operasi Pasar Murah

30 Juni 2022 - 18:44 WIB

Batu Miring Roboh Akibat Cuaca Ekstrem di Komplek Ruko Karimun

30 Juni 2022 - 16:45 WIB

Trending di Warta
advertisement