Menu

Mode Gelap

Info Hoaks · 25 Jan 2024 16:53 WIB

KLARIFIKASI: ‘Preman Bayaran’ Tendang Motor Warga, Kericuhan Kembali Terjadi di Rempang


					KLARIFIKASI: ‘Preman Bayaran’ Tendang Motor Warga, Kericuhan Kembali Terjadi di Rempang Perbesar

Beredar sebuah informasi di media sosial dan pemberitaan media online bahwa ada preman bayaran tendang motor warga hingga menyebabkan kericuhan kembali terjadi di Rempang.

Dalam informasi itu dinarasikan jika warga Sembulang Tanjung kembali mendapat teror dari preman yang mengaku dari PT MEG.

ADVERTISEMENT

Pemukiman warga Sembulang Tanjung, kecamatan Galang, Kota Batam kembali ricuh antara warga dan para preman yang mengaku dari PT MEG.

Para warga mengamuk saat mengetahui ada warga yang ditendang motornya oleh para preman ini, Selasa (23/1/2024).

Salah satu pemberitaan menyebutkan bahwa dalam video yang diterima tampak para preman kembali adu mulut dengan warga yang tidak terima warganya mau dilempar batu.

Warga tidak terima atas perlakukan para preman ini.

“Coba kalau kejadian sama bapak, motor kami ditendang bagaimana nasib anak kami,” umpat ibu kepada para preman ini, begitu narasi pemberitaan tersebut.

Lalu disebutkan terkait adanya preman yang melakukan pengukuran topografi di wilayah Sembulang Tanjung, puluhan warga melakukan penolakan.

Warga terutama ibu-ibu meminta para preman ini pergi dari pemukiman warga Sembulang Tanjung, Galang, Kota Batam.

ADVERTISEMENT

Klarifikasi:

Mengenai hebohnya kabar ‘preman bayaran’ tersebut, telah diklarifikasi oleh pihak kepolisian usai melakukan pengecekan. Bahwa ada kesalahan informasi.

Kapolsek Galang IPTU Alex Yasral menjelaskan bahwa pada pukul 12.00 WIB, Selasa (23/1), Ridwan Tuasamu dan Haris Hehanusa anggota PT. MEG (Makmur Elok Graha) berkunjung ke rumah kakek Burhan untuk menengok nenek Ridwan yang sedang sakit. Selanjutnya Ridwan menelpon temannya untuk datang ke tempat bapak Burhan. Dikarenakan teman Ridwan tersebut tidak mengetahui alamat rumah kakek burhan sehingga mereka berputar-putar di dalam kampung Pasir merah sehingga mengakibatkan kecurigaan dari warga akan adanya pengukuran terhadap kampung warga.

“Pada saat Ridwan dan Haris Hehanusa sedang makan, kemudian didatangi oleh beberapa warga Pasir Merah dan meminta agar mereka tidak melakukan aktivitas di kampung tersebut dan meminta untuk segera meninggalkan tempat tersebut,” jelas Kapolsek, Rabu (24/1).

ADVERTISEMENT

Dikarenakan warga akan mengusir Ridwan dan Haris Hehanusa yang sedang bertamu di rumah kakek Burhan, maka kakek Burhan ini memarahi warga dengan mengatakan “ini cucu saya yang membantu saya selama ini, ketika saya susah kalian tidak ada yang bantuin saya,”

Kemudian kakek burhan juga mengatakan bahwa, “kalau kalian begini terus maka keluarga saya semua akan saya suruh ikut relokasi,”.

Selanjutnya pukul 13.30 WIB Ridwan dan Haris Hehanusa anggota dalam perjalanan menuju pulang, beriringan dengan salah satu warga, yakni Juwir.

ADVERTISEMENT

“Pada saat beriringan, disitulah Ridwan dan Haris Hehanusa disalip oleh Juwir dengan mengendarai sepeda motor sambil mempelototi. Ridwan dan Haris lalu mendekati Juwir dengan maksud untuk menanyakan ‘ada apa bang melototi kami’,” terang Kapolsek.

Dijelaskan, pada saat sepeda motor keduanya berjalan berdampingan, tiba-tiba Juwir berputar arah dan mengakibatkan Ridwan kaget dan berserempet.

“Dan kondisi itulah terjadi yang disebarkan bahwa adanya anggota PT MEG menyerempet sepeda motor warga yakni Juwir,” bebernya.

Usai itu Ridwan dan Haris Hehanusa langsung melanjutkan perjalanan pulang dan meninggalkan Juwir.

Kapolsek Galang mengatakan untuk permasalahan tersebut berakhir dengan damai dan kondusif juga setelah kejadian tersebut warga dan anggota PT. MEG sudah saling bermaaf-maafan.

Kapolsek Galang turut mengingatkan masyarakat, terutama warga Kecamatan Galang Kota Batam, untuk tetap berhati-hati dalam menerima informasi, dan memastikan kebenaran berita sebelum mempercayainya.

Klarifikasi ini diharapkan dapat menghilangkan keraguan dan menjelaskan apa yang terjadi dalam kegiatan tersebut.

“Saya mengimbau masyarakat khususnya masyarakat Kec. Galang Kota Batam, untuk tidak mudah percaya pada berita yang belum diketahui kebenarannya atau terhadap berita hoax,” Kapolsek Galang IPTU Alex Yasral.

Kesimpulan:

Kabar ‘preman bayaran’ tersebut, telah diklarifikasi oleh pihak kepolisian usai melakukan pengecekan. Bahwa ada kesalahan informasi.


Link terkait:

https://www.porosjakarta.com/nusantara/064016180/preman-bayaran-tendang-motor-warga-kericuhan-kembali-terjadi-di-rempang

https://humas.polri.go.id/2024/01/25/kapolsek-galang-berikan-klarifikasi-terkait-pemberitaan-viral-di-rempang/

Gabung dan ikuti kami di :

Penulis: | Editor: Redaksi



whatsapp facebook copas link

Baca Lainnya

HOAKS: Pemerintah Hentikan Gaji ke-13 untuk PNS

24 Mei 2024 - 12:48 WIB

Hoaks Gaji Ke 13 Dihentikan

Hoaks: Ketua TP PKK Kabupaten Lingga Salurkan Bantuan Bank Dunia Rp75 Juta

25 April 2024 - 12:35 WIB

Hoaks TP PKK Lingga

HOAKS: Prabowo Dilengserkan, Anies Berpeluang Menjadi Presiden RI 2024

25 Maret 2024 - 23:19 WIB

Hoaks Prabowo dilengserkan

HOAKS: Mensos Risma Bongkar Dana Bansos Jokowi 497 T untuk Kemenangan Prabowo-Gibran

25 Maret 2024 - 21:55 WIB

Hoaks Mensos Risma Bongkar Dana Bansos Jokowi

HOAKS: Prabowo Bagikan Uang Rp 5 Juta di Bulan Ramadhan

25 Maret 2024 - 21:14 WIB

Hoaks Prabowo Bagikan Uang Rp 5 Juta ke pendukung

HOAKS: Video Bernarasi Tentara Cina Berani Bentak TNI

13 Maret 2024 - 18:58 WIB

Hoaks tentara cina bentak TNI
Trending di Info Hoaks