Menu

Mode Gelap
ads

Warta · 11 Nov 2021 19:41 WIB

Komentar Pegadaian Batam Soal Karyawan Gelapkan Emas Nasabah Rp 1,25 Miliar


Pegadaian area Batam menggelar konferensi pers atas kasus penggelapan jaminan nasabah oleh karyawannya RD. Foto: Zalfirega/kepripedia.com Perbesar

Pegadaian area Batam menggelar konferensi pers atas kasus penggelapan jaminan nasabah oleh karyawannya RD. Foto: Zalfirega/kepripedia.com

PT Pegadaian Area Batam berkomentar terkait karyawannya RD (35) yang diduga gelapkan barang nasabah yang nilai Rp 1,25 miliar yang diungkap kepolisian abru-baru ini.

Deputi Bisnis Pegadaian Area Batam, Mushonif, menegaskan bahwa tidak ada ruang bagi oknum yang melanggar hukum, apalagi yang dapat mencederai nama Pegadaian.

“Kita tidak mentolerir tindak kejahatan serta perilaku oknum karyawan bertentangan dengan undang-undang dan peraturan perusahaan,” ujar Mushonif didampingi oleh Pimpinan Cabang Pegadaian Mega Legenda, Diah Mayasar dan Asistent Vice President Pegadaian Area Batam, Alfian Toni dalam jumpa pers kepada awak media, Rabu (10/11) kemarin.

Pihaknya mendukung polisi mengungkap kasus tersebut, transparan dan adil, agar menjadi contoh bagi karyawan lainnya agar tidak berbuat hal serupa dan melanggar undang-undang.

ads

“Kita selalu lakukan evaluasi investigasi dan perbaikan sistem dan prosedur agar hal serupa tak terulang kembali,” tegas dia.

Dalam hal itu, pihaknya juga mengucapkan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi dan atas kejadian tersebut perusahaan telah mengganti rugi kepada nasabah yang terdampak oleh perbuatan oknum yang bersangkutan.

Baca: Pegawai PT Pegadaian Cabang Mega Legenda Batam Diringkus Polisi, Diduga Korupsi

“Kita juga telah menyelesaikan pembayaran ganti rugi kepada nasabah yang terdampak kasus penggelapan yang dilakukan oleh oknum karyawan PT Pegadaian kantor Cabang Perdamaian Mega Legenda Area Batam,” beber dia.

ads

“Jadi untuk nasabah tak usah khawatir barang yang ada di Pegadaian. Semua diasuransikan semua diberikan ganti rugi sesuai dengan perjanjian awal,” tambah dia.

Dia menuturkan mencuatnya kasus tersebut ke publik pada Oktober 2020. Oknum itu sempat buronan dan akhirnya ditangkap. Ulah oknum itu perusahaan mengakibatkan kerugian perusahaan sebanyak Rp1,25 miliar. Nilai tersebut merupakan total barang dari logam mulia 20 nasabah.

Saat disinggung peran oknum tersebut, Mushonif menyebutkan tugas pelaku itu adalah yang menyimpan barang nasabah yang diberikan tanggung jawab penuh oleh perusahaan.

“Jadi secara hierarki dan regulasi (pelaku) diberikan SK untuk menyimpan barang nasabah. Untuk ke depan kita mengevaluasi,” imbuh dia.

Sebelumnya diberitakan Polisi menangkap
RD (35) seorang oknum karyawan pegawai PT Pegadaian Mega Legenda di Kota Batam, Kepulauan Riau.

Rd ditangkap atas laporan perusahaan tempatnya bekerja dengan tuduhan menggelapkan barang gadai berupa emas milik nasabah Pegadaian.



ads
Baca Lainnya

KPPAD Harap Lingga Jadi Kota Layak Anak Tingkat Madya

27 November 2021 - 16:34 WIB

KPPAD: Januari-November 2021 Ada 12 Kasus Kekerasan Anak di Lingga

27 November 2021 - 16:08 WIB

Gubernur Kepri Sampaikan Persoalan Biaya Penanganan PMI ke BNPB

26 November 2021 - 21:29 WIB

Menteri KKP Kunker ke Kepri, Sosialisasi Industri Perikanan Mandiri

26 November 2021 - 21:09 WIB

Kodim 0317/TBK Bantu Fasilitasi Bedah Gadis di Karimun yang Tertelan Jarum Pentol

26 November 2021 - 17:57 WIB

Truk Pengangkut Pakan Ternak Terbalik di Pendakian Bukit Daeng Batam

26 November 2021 - 16:47 WIB

Trending di Warta