Menu

Mode Gelap

Ekonomi Bisnis · 8 Nov 2023 11:20 WIB

Komisi II DPRD: Pengoperasian SPBE Efektif Atasi Kelangkaan Gas di Karimun


					Ketua Komisi II DPRD Karimun, Raja Rafiza. Foto: Khairul S/kepripedia.co. Perbesar

Ketua Komisi II DPRD Karimun, Raja Rafiza. Foto: Khairul S/kepripedia.co.

Komisi II DPRD Karimun menilai jika pengoperasian Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) menjadi langkah tepat untuk mengatasi fenomena kelangkaan gas elpiji 3 kg di masyarakat.

Namun persoalan kelistrikan menjadi hal yang saat ini menjadi kendala dan belum mencapai penyelesaian. Sebab, letak SPBE yang dikelola PT Palu Gada Karimun Sejahtera berada pada zonasi PT Soma Daya Utama (SDU).

ADVERTISEMENT

Ketua Komisi II DPRD Karimun, Raja Rafiza, mengatakan jika pengoperasian SPBE tersebut tersandung oleh regulasi pembagian zona kelistrikan di Karimun.

Adapun kebutuhan pasokan listrik untuk pengoperasian SPBE tersebut diperkirakan mencapai 150 KVA.

“Kita melihat Palu Gada itu sudah siap untuk beroperasi, cuma ada persoalan aturan bahwa terdapat pembagian zona. Di mana lokasi SPBE berada pada zona PT Soma Daya Utama dan mereka juga belum beroperasi,” ucap Raja, Rabu (8/11).

Menurutnya, aturan zonasi yang dikeluarkan oleh pemerintah pusat menghalangi pilihan lain untuk jaringan PLN segera menyuplai listrik ke SPBE. Sehingga masyarakat Karimun yang harus ‘tersandera’ oleh aturan tersebut.

“Seharusnya kalau tidak ada zona itu PLN sudah bisa masuk dengan begitu SPBE bisa beroperasi, maka kelangkaan gas itu akan sangat minim,” kata dia.

Untuk itu, pihaknya beberapa kali telah menggelar rapat bersama PT Palu Gada Karimun Sejahtera, PT Soma Daya Utama, serta Disperindag Karimun untuk mencari solusi atas masalah tersebut.

Pada rapat sebelumnya, PT Soma sempat menyarankan PT Palu Gada untuk melayangkan surat sebagai salah daftar konsumen, sehingga pasokan listrik ke SPBE bisa segera terealisasi.

ADVERTISEMENT

“Saya pikir surat itu sudah masuk lah, setelah hearing kemarin memang kami belum ada komunikasi lagi, yang jelas untuk opsi lain kami sudah ke provinsi yang menjadi kewenangan PLN,” jelasnya.

Di sisi lain, lanjut Raja, PT Soma juga tetap harus memberikan kepastian serta dapat berdiskusi jika menemui kendala untuk memasok listrik ke SPBE.

“Makanya kita minta Soma memberikan solusi, sampai menunggu mereka juga beroperasi. Jika ada kendala di pemerintahan bisa diskusikan,”

ADVERTISEMENT

Ia menambahkan, pengoperasian SPBE akan dapat mengatasi kelangkaan gas yang terjadi. Selain itu, masyarakat dapat memperoleh gas elpiji 3 kg dengan harga yang relatif lebih murah.

“Kalau biasa per tabung itu Rp 25 ribu, ini bisa di bawah itu. Makanya hal ini yang terus kita kejar, terutama agar tidak terjadi lagi kelangkaan gas yang menyulitkan masyarakat,” tutupnya.

 

ADVERTISEMENT
Gabung dan ikuti kami di :

Penulis: | Editor: Redaksi



whatsapp facebook copas link

Baca Lainnya

SPBE Karimun Beroperasi Permanen, Mulai Hari Ini Harga LPG 3 Kg Rp 21 Ribu per Tabung

15 Juli 2024 - 06:32 WIB

LPG Subsidi 3 kilogram

Pasar Murah Kejari Karimun Diserbu Antusias Warga, 100 Paket Ludes dalam Sekejap

14 Juli 2024 - 11:15 WIB

IMG 20240714 WA0007 11zon

35 IKM di Tanjungpinang Ikuti Pelatihan Sistem Jaminan Halal, Disdagin Fasilitiasi Sertifikasi

10 Juli 2024 - 11:41 WIB

Pelatihan Sistem Jaminan Halal untuk IKM di Tanjungpinang

Rancangan P-KUA PPAS Batam 2024: Pendapatan Daerah Rp 3,6 Triliun

5 Juli 2024 - 17:06 WIB

FB IMG 1720173725075

Penduduk Miskin di Kepri Berkurang 4,2 Ribu

2 Juli 2024 - 17:02 WIB

Ilustrasi kemiskinan

20 Ribu Ekor Ayam Hidup dari Bintan Diekspor ke Singapura

29 Juni 2024 - 10:42 WIB

IMG 20240628 WA0102 11zon
Trending di Ekonomi Bisnis