Menu

Mode Gelap

Ekonomi Bisnis · 13 Mei 2022 10:00 WIB ·

Kredivo Ambil Peran dalam World Economic Forum


 Akshay Garg, Group CEO dan Co-founder FinAccel, perusahaan induk Kredivo. Foto: Istimewa Perbesar

Akshay Garg, Group CEO dan Co-founder FinAccel, perusahaan induk Kredivo. Foto: Istimewa

ADVERTISEMENT
advertisement

Kredivo salah satu platform kredit digital di Indonesia, mengumumkan komitmen terhadap program 1 Billion Lives Challenge dari EDISON Alliance untuk menghadirkan akses layanan keuangan dengan menargetkan 20 juta orang di Indonesia, Vietnam, Thailand dan Filipina dalam kurun waktu 5 tahun mendatang.

Sebagai anggota dari World Economic Forum, Kredivo bergabung bersama perusahaan terdepan berskala global lainnya yang terus mengembangkan solusi untuk berbagai masalah mendesak di dunia.

Melalui 1 Billion Lives Challenge, Kredivo turut membantu dalam mempercepat penyediaan layanan keuangan digital bagi populasi underserved dan underbanked, terutama di Asia Tenggara, yang dimana 2/3 dari populasinya tergolong underbanked (minim akses ke layanan perbankan), bahkan unbanked (belum mendapat akses ke layanan perbankan).

“Selama dua tahun terakhir, kami telah melihat peningkatan signifikan dalam hal digitalisasi, baik dalam aktivitas ekonomi maupun kehidupan sehari – hari masyarakat. Namun dalam waktu bersamaan, sebanyak 2,9 miliar masyarakat di dunia masih mengalami kesenjangan karena tidak adanya akses terhadap layanan digital,” ujar Akshay Garg, Group CEO dan Co-founder FinAccel, perusahaan induk Kredivo.

ADVERTISEMENT
advertisement

“Layanan keuangan menjadi bagian yang sangat krusial untuk membangun fondasi kehidupan yang lebih produktif, dan kolaborasi kami bersama EDISON Alliance membawa Kredivo selangkah lebih dekat dalam menyediakan akses terhadap layanan keuangan dan memberikan dampak positif bagi kehidupan puluhan juta orang.”

EDISON Alliance adalah gerakan global yang telah diikuti oleh kurang lebih 50 organisasi publik dan swasta paling berpengaruh yang bersama-sama memiliki komitmen untuk memprioritaskan inklusi digital.

ADVERTISEMENT

Anggota dewannya termasuk Hans Vestberg, Chairman dan CEO Verizon; Michael Miebach, CEO Mastercard; Robert F. Smith, Founder, Chairman dan CEO Vista Equity dan masih banyak lagi. Visi utama dari EDISON Alliance adalah untuk meningkatkan kualitas kehidupan bagi 1 miliar manusia di seluruh dunia melalui solusi digital yang mudah di akses dan terjangkau dalam bidang kesehatan, keuangan dan pendidikan pada tahun 2025.

Sementara itu, Lisa Meng, Programme Head, Digital Inclusion, the EDISON Alliance mengatakan, dengan lebih dari sepertiga masyarakat di dunia ini masih tergantung dengan layanan offline, masih banyak hal yang perlu dilakukan agar lebih banyak orang dapat berpartisipasi dalam ekonomi digital, melalui akses solusi digital yang terjangkau dan layanan finansial yang inovatif.

“Dengan rekam jejak Kredivo yang terus melayani masyarakat underbanked dan underserved, dukungan Kredivo dapat menjadi langkah penting dalam memajukan inklusi digital di Asia Tenggara,” tambahnya.

ADVERTISEMENT
Dapatkan update berita langsung dari Smartphone anda melalui telegram. Klik t.me/kepripediacom untuk bergabung
Artikel ini telah dibaca 18 kali

Penulis: | Editor: Redaksi


ADVERTISEMENT
advertisement
Tetap terhubung dengan kami:
advertisement
Baca Lainnya

Harga Sayur Kangkung di Batam Anjlok hingga Rp 2 Ribu per Kilogram

19 Mei 2022 - 22:36 WIB

Harga Daging Ayam Potong di Bintan Capai Rp 47 Ribu

19 Mei 2022 - 14:25 WIB

Kelompok Budidaya dan Peternak Binaan PT SIKY Panen 1.000 Ekor Ikan

16 Mei 2022 - 14:04 WIB

Telkom Jadi BUMN Pertama yang Peroleh Sertifikasi Great Place to Work

15 Mei 2022 - 12:40 WIB

Ekonomi Kepri Mulai Tumbuh, Pemprov Usulkan Perluasan KEK

15 Mei 2022 - 11:44 WIB

Perkuat Bisnis B2B IT Digital Services, Telkom Indonesia Sertakan Modal ke TelkomSigma

13 Mei 2022 - 08:52 WIB

Trending di Ekonomi Bisnis
advertisement