Menu

Mode Gelap
ads

Warta · 24 Nov 2021 15:39 WIB

Kronologi Kapal Pengangkut Minyak Terbakar di Sungai Buluh


Kapal pengangkut minyak di Lingga terbakar di Sungai Buluh. Foto: Ist/kepripedia.com Perbesar

Kapal pengangkut minyak di Lingga terbakar di Sungai Buluh. Foto: Ist/kepripedia.com

Sebuah kapal kayu yang mengangkut BBM untuk kebutuhan masyarakat di Mengkurap, Daik Lingga, terbakar di dermaga Sungai Buluh, Singkep Barat, Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau, Rabu (24/11) sekira pukul 09.30 WIB.

Kasat Polairud Polres Lingga, AKP Thomas Charles, menjelaskan kronologis kapal tersebut datang dari Daik Lingga ke dermaga Sungai Buluh untuk memuat BBM.

Namun setelah melakukan pengisian (muat) BBM jenis pertalite dan solar dengan total sekitar 80 drum selesai dan bersiap untuk kembali ke Daik Lingga, kapal lalu terbakar.

“Saat akan melepas tali setelah mengisi BBM, terjadi percikan api di mesinnya sehingga menyebabkan kebakaran,” ujar AKP Thomas kepada wartawan di dermaga Sungai Buluh.

ads

Lalu tindakan masyarakat saat itu berupaya menggeser kapal kayu yang terbakar itu ke tengah laut dengan melepas tali kapal. Mengingat saat itu kapal sudah bermuatan BBM dan membahayakan.

“Jadi digeser sama masyarakat juga agar api tidak merambat ke Pom Bensin apung dan kapal-kapal nelayan sekitar,” tambahnya.

Baca: Sebuah Kapal Kayu Terbakar di Sungai Buluh

Setelah mendapat laporan adanya kebakaran kapal tersebut, pihak Polairud Polres Lingga, bersama Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Lingga turun ke lokasi dan melakukan pemadaman.

ads

Ia menceritakan, proses pemadaman terpaksa dilakukan di tengah laut untuk mengantisipasi api merambat ke kelong ikan milik warga dan hal-hal yang tidak diinginkan.

“Dengan kerjasama pihak-pihak ini, api di kapal bisa dipadamkan sekira pukul 11.30,” ungkap Thomas.

Menurutnya, pemadaman di tengah laut saat ini masih menjadi kendala. Karena belum mempunyai pemadam kebakaran apung untuk pemadaman kapal.

Sementara kejadian ini, ada 2 orang korban yang saat itu berada di kapal. Korban, kata Thomas, mengalami luka bakar dan telah dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.

Baca: Kapal Pengangkut Minyak Terbakar di Sungai Buluh, 1 ABK Alami Luka Bakar

“Selanjutnya nanti kita periksa pihak-pihak terkait dengan kejadian ini termasuk ABK kapal tersebut apakah memenuhi syarat prosedur dan apakah ada kelalaian,” ujarnya.

Berdasarkan informasi yang diperoleh dari masyarakat sekitar kapal kayu tersebut memiliki ruang bermuatan 20 ton. Saat kejadian tengah memuat sekitar 74 drum plastik pertalite dan solar.

Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, namun kerugian materi diperkirakan mencapai Rp 200 juta lebih.

Dapatkan update berita langsung dari Smartphone anda melalui telegram. Klik t.me/kepripediacom untuk bergabung



ads
Tetap terhubung dengan kami:
Baca Lainnya

Hari Ini, Batam Nihil Kasus Baru COVID-19

30 November 2021 - 16:13 WIB

Tahun Depan Insentif Honere Karimun Naik, Diprediksi di Atas Rp. 1 Juta

30 November 2021 - 14:33 WIB

Ada Gangguan, Berikut Jadwal Pemadaman Listrik di Batam Hari Ini

30 November 2021 - 14:26 WIB

PPKM Level 3 Nataru, Pemprov Kepri Bakal Segera Keluarkan Surat Edaran

30 November 2021 - 14:02 WIB

Pemprov Kepri Pertimbangkan Syarat Antigen untuk Perjalanan di Kepri Selama Nataru

30 November 2021 - 13:46 WIB

Wawako Batam Serahkan SK Pengangkatan 130 PNS Lulusan Tahun 2019

30 November 2021 - 11:58 WIB

Trending di Warta