Menu

Mode Gelap

Warta · 19 Mei 2022 16:56 WIB ·

Lahan Seluas 138.661 Hektare di Perairan Bintan Ditetapkan Jadi Kawasan Konservasi


 Peta Pulau Bintan. Foto: kepripedia.com Perbesar

Peta Pulau Bintan. Foto: kepripedia.com

ADVERTISEMENT
advertisement

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI menetapkan lahan seluas 138.661 hektare di perairan Kabupaten Bintan sebagai kawasan konservasi.

Penetapan ini berdasarkan Surat Keputusan (SK) Menteri KKP RI Nomor 18 Tahun 2022 tentang Kawasan Konservasi Perairan di Wilayah Timur Pulau Bintan Provinsi Kepulauan Riau per 5 April 2022.  

ADVERTISEMENT
advertisement

Kawasan perairan ratusan ribu hektar itu dibagi dalam tiga wilayah, diantaranya kawasan Teluk Sebong seluas 4.500 hektare, Gunung Kijang 23.300 hektare, dan di Bintan Pesisir 110.700 hektare.

Kawasan konservasi itu juga berbatasan langsung dengan Singapura, kawasan pariwisata yang berkembang pesat dan berada pada jalur perlintasan perniagaan laut yang ramai, serta menghadap ke Laut Cina Selatan yang memiliki potensi perikanan dan keanekaragaman hayati laut yang tinggi. 

ADVERTISEMENT
advertisement

Direktur Jenderal Pengelolaan Ruang Laut (Dirjen PRL) KKP RI, Victor Gustaaf Manoppo, mengatakan penetapan kawasan konservasi di perairan Bintan ini bertujuan untuk melindungi, melestarikan, dan memanfaatkan keanekaragaman hayati laut meliputi ekosistem terumbu karang, padang lamun, dan habitat asuhan ikan. 

Selain itu, juga untuk mendukung hasil tangkapan ikan di Wilayah Pengelolaan Perikanan Negara Republik Indonesia (WPPNRI) 711, yang termasuk dalam zona penangkapan ikan untuk industri yang dibatasi jumlah penangkapannya dengan berbasis pada kuota penangkapan. 

ADVERTISEMENT

“Prinsip dari kawasan konservasi adalah spill over effect atau dampak limpahan. Karena, kawasan yang dilindungi, stok ikan akan tumbuh dengan baik dan limpahan dari pertumbuhan ini akan mengalir ke wilayah di luar kawasan yang kemudian dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan tanpa mengurangi sumber pertumbuhan di daerah yang dilindungi,” ungkapnya.

Menanggapi hal iti, Gubernur Kepri, Ansar Ahmad menyampaikan penetapan kawasan konservasi ini penting sebagai bagian dari upaya mencapai visi terwujudnya Kepri yang makmur, berdaya saing dan berbudaya. 

Dimana, keberadaan kawasan konservasi perairan ini diharapkan dapat melestarikan sumber daya perairan dan perikanan yang ada, sehingga dapat berkontribusi bagi kesejahteraan masyarakat di sekitarnya. 

ADVERTISEMENT

“Hal ini penting untuk mendukung pencapaian misi Provinsi untuk percepatan pertumbuhan ekonomi berbasis maritim, berwawasan lingkungan, dan keunggulan wilayah untuk peningkatan kemakmuran masyarakat,” ucapnya. 

Terpisah Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kepri, T.S Arif Fadillah, mengharapkan pihak-pihak yang berperan dalam pengawasan konservasi Bintan nantinya memiliki pengetahuan tentang potensi serta ancaman terhadap kawasan konservasi. Baik didalam maupun di luar kawasan serta tujuan dan strategi yang akan diterapkan oleh pengelola Kawasan Konservasi Bintan nantinya. 

Sejumlah mitra yang terlibat dalam proses pembentukan dan dukungan dalam rencana pengelolaan  kawasan konservasi ini, antara lain Yayasan Ecology Kepulauan Riau dan Konservasi Indonesia yang berkontribusi dalam mengkoordinasikan penyusunan Rencana Zonasi, survey potensi sumberdaya, dan kegiatan lainnya.

ADVERTISEMENT
Dapatkan update berita langsung dari Smartphone anda melalui telegram. Klik t.me/kepripediacom untuk bergabung
Artikel ini telah dibaca 50 kali

Penulis: | Editor: Redaksi


ADVERTISEMENT
advertisement
Tetap terhubung dengan kami:
advertisement
Baca Lainnya

Karimun Dapat Suplai 75 Ekor Sapi dari Natuna untuk Penuhi Kebutuhan Hewan Kurban

6 Juli 2022 - 14:15 WIB

Ini Jadwal Pemutihan Pajak Kendaraan di Batam

6 Juli 2022 - 13:42 WIB

HUT Bhayangkara ke-76, Ansar Berharap Kepri Semakin Kondusif

6 Juli 2022 - 12:17 WIB

28 Guru di Bintan Diberi Promosi, Naik Jabatan Jadi Kepala Sekolah

6 Juli 2022 - 11:38 WIB

Dana Pinjaman PT SMI Belum Cair, Sekdaprov: Sudah Diajukan, Cairnya Bertahap

6 Juli 2022 - 11:30 WIB

Tahapan Pemilu Dimulai, Bawaslu Karimun Gelar Apel Kesiapan Pengawasan

6 Juli 2022 - 10:13 WIB

Trending di Warta
advertisement