Menu

Mode Gelap

Kiriman Pembaca · 15 Mar 2022 15:05 WIB ·

Mereduksi Perilaku Menyontek Menggunakan Metode Problem Based Learning

Tulisan ini tidak mewakili redaksi kepripedia. Seluruh properti dan isi merupakan tanggungjawab penulis


 Ilustrasi menyontek. Foto: Net Perbesar

Ilustrasi menyontek. Foto: Net


Ditulis oleh Regina Claudy Wardhani

Mahasiswi PPG Prajab BK Universitas Ahmad Dahlan


ADVERTISEMENT
advertisement

Kejujuran merupakan hal yang mutlak diperlukan, hampir dalam setiap aspek kehidupan. Norma-norma yang berlaku dalam kehidupan bermasyarakat menekankan pentingnya kejujuran.

Adapun manfaat dari kejujuran itu ialah menjadikan hidup seorang itu positif, secara intern maupun ekstern. Seseorang yang terbiasa jujur, tidak akan mendapatkan kekhawatiran atas akibat kebohongan yang dilakukannya. Selain itu, orang yang terbiasa jujur juga akan mendapat pandangan baik dari lingkungan. Namun dalam hal-hal tertentu, kejujuran menjadi dikesampingkan dikarenakan adanya tuntutan lain yang dirasa lebih penting.

Orang akan mengabaikan kejujuran apabila adanya tujuan yang bisa dicapai, sekalipun harus melakukan kecurangan atau kebohongan. Setiap peserta didik tentunya mengiginkan pembelajaran mereka berjalan lancar dan mendapatkan hasil yang memuaskan. Hal yang memuaskan tersebut dapat bersifat subjektif.

Ada yang mengatakan bahwa kepuasan dalam pembelajaran yang mereka lakukan, walaupun ada sebagian orang yang mengatakan bahwa nilai bukanlah segalanya. Seharusnya sifat jujur identitas seorang muslim, “Katakanlah bahwa yang benar adalah benar dan yang salah itu salah”.

ADVERTISEMENT
advertisement

Istilah mencontek, adalah hal yang biasa terdengar, bahkan sudah tidak aneh lagi untuk dilakukan adanya hasrat untuk mendapatkan nilai yang bagus membuat sebagian dari kaum intelektual ini mengesampingkan kejujuran. Walaupun sebenarnya hasil mencontek tidak menjamin nilai yang didapat kelak akan bagus. Permasalahan menyontek merupakan masalah yang dihadapi oleh semua negara.

Menyontek pada akhirnya menjadi perhatian Internasional. Perilaku menyontek tidak hanya terjadi pada siswa di SMP atau SMA tetapi terjadi pula di bangku kuliah atau universitas. Oleh karena itu, diperlukan upaya untuk mereduksi perilaku menyontek karena hal ini menyangkut masa depannya.

ADVERTISEMENT

Metode Problem Based Learning adalah metode yang mengakomodasi keterlibatan peserta didik dalam belajar dan pemecahan masalah. Dalam pemerolehan informasi dan pengembangan pemahaman tentang topik-topik, peserta didik belajar bagaimana mengkonstruksi kerangka masalah, mengorganisasikan dan menginvestigasi masalah, mengumpulkan dan menganalisis data, menyusun fakta, mengkonstruksi argumentasi mengenai pemecahan masalah, bekerja secara individual atau kolaborasi dalam pemecahan masalah.

Metode Problem Based Learning lebih efektif bila dibandingkan dengan metode konvensional. Keefektifan metode ini adalah peserta didik lebih aktif dalam berpikir dan memahami materi secara berkelompok dengan melakukan investigasi dan inquiri terhadap permasalahan yang nyata di sekitarnya sehingga mereka mendapatkan kesan yang mendalam dan lebih bermakna tentang apa yang mereka pelajari. Metode ini membuat peserta didik lebih memahami konsep yang diajarkan sebab mereka sendiri yang mencari konsep tersebut

 

ADVERTISEMENT
Dapatkan update berita langsung dari Smartphone anda melalui telegram. Klik t.me/kepripediacom untuk bergabung
Artikel ini telah dibaca 73 kali

ADVERTISEMENT
advertisement
Tetap terhubung dengan kami:
Baca Lainnya

Pentingnya Layanan Bimbingan Konseling Bagi Peserta Didik

14 Juni 2022 - 22:52 WIB

Problematika Guru dan Siswa dalam Proses Pembelajaran

11 Juni 2022 - 12:40 WIB

Teknik Sosiodrama Sebagai Upaya Meningkatkan Komunikasi Interpersonal Siswa

27 Mei 2022 - 23:10 WIB

Kejenuhan Belajar dan Solusinya

25 April 2022 - 16:39 WIB

Pelayanan e-Konseling Bagi Guru BK

13 April 2022 - 22:06 WIB

Meningkatkan Komunikasi Interpersonal dengan Metode Problem Based Learning

24 Maret 2022 - 22:07 WIB

Trending di Netizen
advertisement