kepripedia
Home / Ekonomi Bisnis / Nilai Kerjasama Dagang Jatim dan Kepri Tahun 2020 Capai Rp 6,8 Triliun

Nilai Kerjasama Dagang Jatim dan Kepri Tahun 2020 Capai Rp 6,8 Triliun

Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa saat berkunjung ke Batam. Foto: Istimewa

Provinsi Kepulauan Riau dan Jawa Timur diketahui telah lama menjalin kerjasama diberbagai sektor. Termasuk diantaranya ialah kerjasama di sektor perdagangan.

Berdasarkan data, kerjasama dagang dari Jawa Timur ke Kota Batam, Kepri bahkan tembus di angka Rp6,8 triliun dengan bidang perdagangan yakni pipa, crud palm oil, elektronik, bisnis hewan dan tumbuhan.

Sementara dari Kota Batam, Kepulauan Riau ke Jawa Timur nilainya mencapai Rp565,5 miliar pada tahun 2020 lalu.

“Sebelum pandemi COVID-19, angka pertumbunan ekonomi Kepri di atas rata-rata nasional, mencapai 7,2 persen. Saat COVID-19 melanda, pertumbuhan ekonomi Kepri terkontraksi minus 6,6 persen pada Tahun 2020,” ujar Gubernur Kepri, Ansar Ahmad saat bertemu Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa, Jumat (30/4) di Batam.

ads

Ansar menyebutkan, pada April 2021 mulai terlihat perbaikan pertumbuhan ekonomi sehingga menjadi minus 3,8 persen.

Ia menargetkan, pada akhir 2021 ini pertumbuhan ekonomi Kepri bisa tumbuh kembali mencapai 3,5 persen hingga 5,6 persen.

Karenanya, Ansar meminta OPD (Organisasi Perangkat Daerah) dan pengusaha bisa serius menindaklanjuti kerjasama perdagangan Kepri dan Jatim ini. Agar kerjasama yang telah terkonsep itu tidak hanya sebatas penandatangan saja.

Gubenur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa mengaku menyambut baik kesepakatan perdagangan kedua daerah.

ads

Ia berharap kerjasama tersebut terus berkesinambungan ke berbagai sektor lainnya.

“Saya berharap silahturrahmi ini tidak hanya terbatas pada perdagangan saja. Tetapi juga sektor lainnya.”

“Diharapkan kerja sama ini mampu membangun sebuah sinergitas dan penguatan kapasitas para pelaku usaha kedua daerah,” ungkap Khofifah.

Mantan Menteri Sosial RI ini menyebutkan, jika Kepri merupakan daerah yang memiliki potensi besar dari segi geografisnya.

Hal itu dinilainya dari wilayah yang berbatasan langsung dengan Singapura dan Malaysia. Selain itu Mempunyai kawasan industri yang lebih banyak dan luas dari Jawa Timur.

“Sementara Jawa Timur lebih punya banyak perusahaan industri dibanding jumlah kawasan industri,” ujarnya.

Kondisi ini kemudian bisa menjadi peluang besar bagi Jawa Timur, untuk berinvestasi di Batam.

Khofifah berharap Gubernur Kepri melakukan kunjungan balasan ke Jawa Timur untuk melihat langsung keunggulan-keunggulan perdagangan dan industri di sana.



Penulis: Hasrullah

Editor: Hasrullah

BERI KOMENTAR