Menu

Mode Gelap

Warta · 28 Sep 2022 14:18 WIB

Ombudsman Kepri Apresiasi Inovasi Layanan ‘Pelanduk Bersemedi’ Disdukcapil Natuna


					Kepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Kepulauan Riau, Dr Lagat Siadari. Foto: Ist/kepripedia.com Perbesar

Kepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Kepulauan Riau, Dr Lagat Siadari. Foto: Ist/kepripedia.com

Kepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Kepulauan Riau, Dr Lagat Siadari mengapresiasi inovasi dari layanan Disdukcapil Kabupaten Natuna yang bernama Pelanduk Bersemedi. Nama itu merupakan singkatan dari Pelayanan Administrasi Kependudukan Beres Sehari Mesti Jadi.

Lagat berharap, program tersebut dapat menciptakan perspektif positif masyarakat terhadap pelayanan publik di Disdukcapil.

ADVERTISEMENT

“Jangan sampai masyarakat mengalami keterlambatan kemudian mempertanyakan, kok ini lebih dari satu hari?. Kalaupun ada kendala sampaikan saja ke masyarakat dan segera lakukan perbaikan,” kata dia saat menjadi pembicara dalam kegiatan Sosialisasi yang diadakan oleh Disdukcapil Kabupaten Natuna secara daring pada Selasa, (27/9).

Lagat menambahkan, sudah semestinya penyelenggara memberikan pelayanan yang berkualitas, cepat, mudah, terjangkau dan terukur. Oleh karenanya, ia meminta seluruh elemen pelayanan berkomitmen penuh dalam menjalankan program ini.

“Kepala Dinas harus menindak tegas oknum nakal. Jangan sampai karena setitik nila, rusak susu sebelanga,” ucapnya.

Dalam kesempatan itu, ia pun menyampaikan saran agar Kepala Dinas Dukcapil Kabupaten Natuna memberlakukan sistem kompensasi bagi penggunaan layanan yang menjadi korban maladministrasi pada layanan Dinas Dukcapil sebagai jaminan agar para pelaksanan pelayanan publik baik front office dan back office menjalankan tugas dan fungsi dengan baik sesuai dengan program layanan Pelanduk Bersemedi.

“Sistem punishment dan rewards ini sudah biasa diterapkan oleh instansi swasta dalam upaya janji memberikan layanan yang maksimal pada pelanggannya. Kompensasi yang nantinya diberikan dapat berupa pemberian layanan siap antar layanan, pemberian gift, permintaan maaf bagi pengguna layanan, atau teguran lisan maupun tertulis serta mutasi bagi petugas,” jelasnya.

Dalam kegiatan tersebut, Kepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Kepulauan Riau itu pun menekankan pada keterbukaan layanan pengaduan bagi masyarakat yang acap kali dianggap merugikan instansi. Padahal bentuk aduan itu, menurutnya, dapat berupa saran dan kritik yang dapat dijadikan bahan evaluasi.

“Jangan takut membuka pengaduan bagi masyarakat apalagi terkait program ini. Banyak aduan bukan berarti instansi tersebut tidak baik. Kelola aduan dengan baik dan publikasikan. Harus ada komunikasi timbal balik untuk menciptakan trust,” ungkap Lagat menutup sesinya pada sosialisasi itu.

ADVERTISEMENT

Turut hadir dalam acara itu, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Ilham Kauli, beserta jajarannya, Perwakilan Direktorat Jenderal Kependudukan Dan Pencatatan Sipil, Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia, Kabag Organisasi Kabupaten Natuna serta Camat, Lurah dan Kepala Puskesmas se Kabupaten Natuna.

Gabung dan ikuti kami di :

Penulis: | Editor: Redaksi



whatsapp facebook copas link

Baca Lainnya

Bupati Nizar dan Gubernur Ansar Lepas Takbir Keliling di Dabo

10 April 2024 - 22:00 WIB

IMG 20240410 WA0064

Tahun 2024, Pemda Bintan Siapkan Rp 5,5 M untuk Insentif RT/RW

8 April 2024 - 20:34 WIB

IMG 20240328 WA0101

Sambut Idul Fitri 1445 H, Segini Besaran THR Honorer, PTT dan THL Pemkab Bintan

7 April 2024 - 21:29 WIB

Bupati Bintan Roby Kurniawan

Polda Kepri Siapkan 216 Tiket Kapal Gratis Mudik Lebaran di Pelabuhan Punggur

6 April 2024 - 11:38 WIB

IMG 20240406 WA0004 11zon

KPPLP Adakan Mudik Gratis Naik Kapal Negara Kijang-Dabo, Kuota Terbatas

6 April 2024 - 08:58 WIB

IMG 20240406 050552 888 01 11zon

Jamin Keamanan Mudik, BNN Tanjungpinang Tes Urine Penumpang dan ABK Pelabuhan SBP

5 April 2024 - 13:13 WIB

IMG 20240405 WA0043
Trending di Warta