Ekonomi Bisnis · 26 Okt 2021 12:58 WIB

PAD Tak Capai Target, APBD 2022 Kepri Turun Rp 200 Miliar


Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, memimpin rapat bersama pimpinan OPD.di Kepri. Foto: Ismail/kepripedia.com Perbesar

Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, memimpin rapat bersama pimpinan OPD.di Kepri. Foto: Ismail/kepripedia.com

Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, mengaku tak mau muluk-muluk menentukan target APBD Kepri 2022. Menurutnya, target pendapatan dan belanja tahun anggaran 2022 sudah dibahas sesuai dengan perhitungan yang matang.

Ia menjelaskan, penyebab turunnya APDB Kepri 2022 sekitar Rp 214 miliar tersebut diakibatkan tidak tercapainya target Pendapatan Asli Daerah (PAD). Dimana, pendapatan dari retribusi labuh jangkar yang sampai belum bisa dipastikan.

“Ditambah lagi situasi negara juga seperti ini (pandemi) ada kemunngkinan terjadi penurunan atau kenaikan, itu juga harus kita perhitungkan. Makanya kita pakai target konservatif saja,” ungkapnya, Selasa (26/10).

Selain itu, lanjut Ansar, APBD Kepri 2022 juga masih mengandalkan sisa lebih perhitungan anggaran (Silpa) tahun anggaran 2021 sebesar Rp 180 miliyar. Kemudian, pinjaman dari PT Sarana Multi Infrastruktur (persero) sebesar Rp 180 miliar.

ads

Dimana, pinjaman dari anak perusahaan dari Kementerian keuangan tersebut akan digunakan untuk pembangunan fly over, jalan bandara, Penataan Kota lama di Tanjungpinang , pembangunan gedung workshop di Karimun, dan ada pembanguna di Bintan.

“Pinjaman itu kita bayar selama 2 tahun. Dengan skema pembayaran dari perhitungan DAU kita disana,” ucap Gubernur.

Ansar menambahkan, APBD tahun 2022 masih fokus pada percepatan pemulihan ekonomi Kepri. Oleh karena itu, dalam mewujudkan hal tersebut disusun empat prioritas utama pembangunan tahun 2022, yakni peningkatan kesejahteraan ekonomi yang merata serta pembangunan Infrastruktur dan lingkungan hidup yang berkelanjutan. Kemudian, pembangunan manusia yang berkualitas, unggul dan berbudaya, dan peningkatan tata kelola pemerintahan yang optimal.

“Mari kita semua berdoa agar pandemi segera berakhir. Sehingga, aktivitas masyarakat dan ekonomi dapat tumbuh lebih baik,” harapnya.

ads
Dapatkan update berita langsung dari Smartphone anda melalui telegram. Klik t.me/kepripediacom untuk bergabung

Penulis: | Editor: Hasrullah


ads
Tetap terhubung dengan kami:
Baca Lainnya

Pinjaman Tanpa Bunga untuk Pelaku UMKM di Kepri Mulai Disalurkan 

8 Desember 2021 - 18:34 WIB

Program Pinjaman Tanpa Bunga Dimulai, UMKM Bisa Ajukan Langsung ke Bank Riau Kepri

2 Desember 2021 - 14:21 WIB

Ilustrasi Bank Riau Kepri

UMK Batam 2022 Naik Rp 35.429 Menjadi Rp 4.186.359

2 Desember 2021 - 13:00 WIB

Ilustrasi uang

Ini Daftar UMK 2022 Kabupaten/Kota se-Kepri

2 Desember 2021 - 12:32 WIB

Ilustrasi uang

PAD Karimun Masih Bertopang Pada Sektor Tambang

29 November 2021 - 14:14 WIB

Tambang granit di Karimun

Ekonomi Kepri Diprediksi Tumbuh 4,3 Persen Tahun Ini

25 November 2021 - 18:10 WIB

Trending di Ekonomi Bisnis