Menu

Mode Gelap

Warta · 24 Okt 2021 06:54 WIB

Pekerja Galangan Kapal di Batam Mogok Kerja, Diduga Soal Gaji


Pekerja Galangan Kapal di Batam. Foto: Zalfirega/kepripedia.com Perbesar

Pekerja Galangan Kapal di Batam. Foto: Zalfirega/kepripedia.com

Ratusan pekerja galangan kapal dari PT PO, yang terletak di kawasan Tanjunguncang Batu Aji, Batam menggelar aksi mogok kerja sejak 2 minggu yang lalu. Alasannya karena pihak perusahaan tidak membayar gaji selama 2 bulan.

“Kami sudah dua pekan tak kerja, kami belum terima upah sudah dua bulan tak ada gajian, dapur rumah sudah tak berasap lagi,” ujar Hombing salah satu pekerja pada wartawan, Sabtu (23/10).

Ia menjelaskan jika PT PO tempatnya kerja ini merupakan induk perusahaan dari PT DKI. Ia mengaku sudah cukup lama bekerja. Namun sejak dua bulan terakhir gaji mulai tersendat-sendat. pekerjaan pun menjadi tidak maksimal.

Hombing mengungkapkan jika polemik ini sebenarnya telah dibahas oleh para pekerja dengan bos perusahaan. Saat itu, pihak perusahaan berjanji akan membayar gaji karyawan yang telat dua bulan tersebut. Ia pun sempat bertemu bosnya beberapa hari terakhir. Ia menyebut jika bosnya berjanji melunasi tunggakan gaji itu pada Kamis (21/10) kemarin.

ads

Namun hingga sekarang belum juga ada kejelasan. Bahkan, kata dia, para karyawan sempat mendatangi kediaman bosnya di bilangan Panbil.

“Tadi malam kami datangi rumahnya di Villa Panbil, rumahnya tidak berpenghuni. Kami tanya tetangga, katanya sejak pagi rumah ditinggalkan,” kata Hombing.

“Janjinya tidak ditepati makanya kami datang ke rumahnya. Sekarang nomor handphone tidak aktif lagi,” tambah dia.

Dalam masalah ini para karyawan serba salah, pasalnya tidak ada ikatan kontrak kerja dengan PT DKI. Seluruh para karyawan merupakan pekerja harian lepas (PHL).

ads

“Kita tadi lapor ke Polsek Batu Aji, tapi diarahkan ke Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Batam. Hari ini kita coba adukan ke Disnaker,” timpal Iwan karyawan lainya.

Ia berharap, pihak PT DKI maupun PT PO, Tanjunguncang Batu Aji bisa bertanggung jawab atas tunggakan gaji para pekerja yang belum dibayar.

Sementara hingga berita ini disiarkan belum ada keterangan dan penjelasan dari pihak perusahaan.

Dapatkan update berita langsung dari Smartphone anda melalui telegram. Klik t.me/kepripediacom untuk bergabung



ads
Tetap terhubung dengan kami:
Baca Lainnya

Mulai Desember Ini, Layanan Kemoterapi di RSUP RAT Sudah Layani Peserta BPJS Kesehatan

4 Desember 2021 - 15:31 WIB

RSUP Raja Ahmad Tabib di Tanjungpinang

Aksi Berbagi Bunga Anak Difabel di Karimun

4 Desember 2021 - 13:43 WIB

Vaksinasi COVID-19 Serentak BINDA Kepri di 3 Lokasi

4 Desember 2021 - 12:21 WIB

Tanggapan Komisi III DPRD Kepri Terkait Pemadaman Listrik di Batam

3 Desember 2021 - 21:56 WIB

Irwansyah DPRD Kepri

Komisi II DPRD Kepri Monitoring Samsat Batu Aji

3 Desember 2021 - 19:02 WIB

Bansos COVID-19 Masih Masuk Dalam APBD 2022

3 Desember 2021 - 18:18 WIB

Trending di Warta