Menu

Mode Gelap

Hukum Kriminal · 12 Feb 2022 08:00 WIB ·

Pekerja Tempat Hiburan di Tambelan di Perkosa Majikan Lapor Polisi


 Ilustrasi Pencabulan. Foto: Thinkstock Perbesar

Ilustrasi Pencabulan. Foto: Thinkstock

ADVERTISEMENT
advertisement

Seorang anak perempuan yang diduga masih berusia dibawah umur melaporkan majikannya, ke pihak berwenang pemilik usaha tempat hiburan di Tambelan, di Kabupaten Bintan, karena diduga telah melakukan tindakan tidak senonoh terhadap dirinya.

Dari pengakuan korban, pelaku melakukan aksinya sekitar pukul 01.00 WIB dini hari pada Rabu (9/2) di tempat korban bekerja di Desa Kukup.

Pihak korban yang merupakan warga pendatang dari Kalimantan Barat itu, melapor perbuatan pelaku ke Polsek Tambelan dihari yang sama.

Dihubungi terpisah, Humas Polres Bintan, membenarkan adanya pencabulan anak di bawah umur yang terjadi di Tambelan tersebut.

ADVERTISEMENT
advertisement

“Laporan sudah kami terima, dan akan kami tindaklanjuti sesuai hukum yang berlaku,” tegas Kasi Humas Polres Bintan, IPTU Alson.

Dilansir dari Antara hal tersebut juga dibenarkan oleh Lembaga Adat Melayu Tambelan, tentang pemerkosaan anak di bawah umur yang dilakukan oleh pemilik tempat hiburan kepada karyawati nya.

ADVERTISEMENT

“Kasus ini akan kami kawal terus sampai ke ranah hukum,” kata Ketua LAM Tambelan, Hidayat, Jumat.

LAM Tambelan telah mengawal kasus tersebut mulai dari pengaduan, pelaporan, hingga visum.

Selain LAM, kepala dusun dan masyarakat juga telah menyaksikan langsung proses olah TKP di tempat hiburan tersangka di Desa Kukup (9/2).

ADVERTISEMENT

“Sudahlah mempekerjakan anak di bawah umur, diperkosa pula, memang harus diberantas,” tegas Ketua LAM Tambelan, Hidayat.

Saat ini Polsek Tambelan sudah membuat SP 2 terhadap tersangka pencabulan ini untuk diberangkatkan ke Polres Bintan.

LAM mengaku tidak melarang orang untuk membuka usaha apapun asal tertib dan tidak ada kegiatan maksiat, seperti miras, dan hal-hal lain yang melanggar hukum negara maupun norma adat diwilayah sekitar.

ADVERTISEMENT

“Warna kota itu memang mesti ada hiburan, tapi jangan ada miras jangan ada maksiat,” ujarnya.

Dapatkan update berita langsung dari Smartphone anda melalui telegram. Klik t.me/kepripediacom untuk bergabung
Artikel ini telah dibaca 237 kali

Penulis: | Editor: Redaksi


ADVERTISEMENT
advertisement
Tetap terhubung dengan kami:
advertisement
Baca Lainnya

Polisi Bekuk Pelaku Asusila Terhadap Anak di Bawah Umur di Sekupang

21 Mei 2022 - 22:46 WIB

Pelaku Skimming Bank Riau Kepri Ditangkap Saat Hendak Pergi ke Lombok

21 Mei 2022 - 22:38 WIB

Pelaku Skimming Bank Riau Kepri di Batam Dikabarkan Diringkus di Bali

21 Mei 2022 - 16:48 WIB

Pura-pura Minta Maaf, Berujung Penikaman Karyawan Nagoya Foodcourt

20 Mei 2022 - 11:11 WIB

Ruko Dibobol Saat Pemilik Pulang Kampung, 4 Pelaku Diamankan

19 Mei 2022 - 22:16 WIB

10 Kg Sabu Tangkapan BNNP Kepri dari 2 Kurir Jaringan Internasional Dimusnahkan

18 Mei 2022 - 17:06 WIB

Trending di Hukum Kriminal
advertisement