Warta · 12 Nov 2021 16:38 WIB

Pemprov Harapkan Kesepakatan TCA Indonesia-Malaysia Berdampak ke Kepri


Gubernur Kepri, Ansar Ahmad. Foto: Dok Humas Pemprov Kepri Perbesar

Gubernur Kepri, Ansar Ahmad. Foto: Dok Humas Pemprov Kepri

Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau berharap pemerintah pusat segera membuka pintu masuk dan keluar antara Kepri dan Malaysia.

Hal tersebut menyusul kesepakatan antara Indonesia dan Malaysia untuk melakukan travel corridor arrangement (TCA) untuk mendukung pemulihan ekonomi.

Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, mengungkapkan jika pintu koridor Kepri sudah dibuka maka dapat mendongkrak kunjungan wisatawan mancanegara (wisman).

Namun demikian, ia berharap Pemerintah pusat dapat memberikan diskresi atau pelonggaran persyaratan bagi wisman yang masuk ke Kepri. Seperti, waktu karantina yang diperpendek, dan lain sebagainya.

ads

“Dengan dibukanya pintu itu kan harapan orang langsung bisa datang. Tapi kalau dibuka persyaratannya masih sulit tentu membuat orang enggan datang,” ucapnya, Kamis (11/11) kemarin.

Oleh karena itu, lanjut Ansar, pihaknya saat ini masih menunggu pemerintah pusat memberikan fasilitas kemudahan demi mendukung dibukanya pintu internasional tersebut.

Ia menyebut, beberapa waktu lalu Pemprov Kepri sudah membahas bersama pengusaha pariwisata untuk mengusulkan sejumlah diskresi kepada pemerintah pusat.

Namun menurutnya, usulan-usulan tersebut saat ini belum tepat untuk disampaikan. Karena, pemerintah saat ini sedang fokus untuk menghadapi perayaan natal dan tahun baru yang diprediksi terjadi gelombang ketiga.

ads

“Tapi usulan-usulan itu belum tepat kita bawa saat ini. Nanti kalau situasi COVID tetap landai dan terjaga dengan baik, saya yakin usulan itu akan bisa diwujudkan,” ucapnya.

Untuk diketahui, Presiden Joko Widodo dan Perdana menteri Malaysia Perdana Menteri (PM) Malaysia Dato’ Sri Ismail Sabri Yakoob, menyepakati pembukaan border [akses perjalanan] yang selama ini ditutup akibat pandemi COVID-19, Rabu (10/11) lalu.

Dalam kesempatan itu Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, mendorong penguatan kerja sama Indonesia-Malaysia dengan berdasarkan prinsip saling menghormati dan menguntungkan.

Nantinya sebagai permulaan, inisiatif koridor perjalanan ini akan menghubungkan Kuala Lumpur dan Jakarta melalui jalan udara, kemudian ditambah destinasi-destinasi lain yang telah menunjukkan risiko penularan COVID-19 yang rendah.

Dapatkan update berita langsung dari Smartphone anda melalui telegram. Klik t.me/kepripediacom untuk bergabung

Penulis: | Editor: Wak JK


ads
Tetap terhubung dengan kami:
Baca Lainnya

Waspada COVID-19 Varian Omicron yang Lebih Cepat Menular

8 Desember 2021 - 20:50 WIB

Didemo Buruh Soal UMK, Gubernur Ansar: Berunjukrasalah dengan Tertib

8 Desember 2021 - 18:53 WIB

Pemulangan PMI Melalui Batam Diperketat Antisipasi Varian Omicron

8 Desember 2021 - 18:39 WIB

Para PMI Tiba di Batam melalui Pelabuhan Batam Center

Satgas: 7.000 PMI dari Malaysia Akan Pulang Melalui Batam

8 Desember 2021 - 18:21 WIB

Dandim 0316 Batam Letkol Kav Sigit Dharma Wiryawan

Berniat Kabur, Pelaku Cabul di Batam Ditangkap di Atas Kapal Tujuan Meranti

8 Desember 2021 - 17:13 WIB

Koramil 01/Balai Gelar Binter dan Binfung

8 Desember 2021 - 16:56 WIB

Trending di Warta