Menu

Mode Gelap
 

Hukum Kriminal · 27 Mei 2021 12:12 WIB ·

Pengakuan Pria di Batam yang Gorok Wanita Teman Kencannya


 Ilustrasi. Foto: Shutterstock Perbesar

Ilustrasi. Foto: Shutterstock

Penyidik dari Polsek Batu Aji terus melakukan pengembangan terhadap HA (23), pelaku penggorok wanita penghibur di Batam beberapa waktu lalu. Dari pengakuan pelaku kepada polisi insiden itu dipicu karena ucapan korban yang membuat pelaku sakit hati.

Hanya gara-gara tersingggung tak bayar short time yang ke dua kalinya, pelaku dengan tega menggorok leher korban hingga mengeluarkan darah.

Berdasarkan keterangan kepolisian, pelaku meminta kepada korban untuk melayani syahwatnya kembali atau short time untuk yang kedua kalinya. Korban pun sempat mengiyakan ajakan pelaku dengan syarat membayar terlebih dahulu sebesar 450 ribu.

Lantas, pelaku membayar DP sebesar Rp250 ribu untuk short time kedua kalinya. Lantaran mengaku kepada korban tidak memiliki uang, pelaku izin kepada korban hendak ke bawah untuk mencari pinjaman.

ads

Tapi sampainya di lobi hotel, pelaku bukan mencari pinjaman, malah melakukan chating ke akun bernama Neng di MiChat.

“Pelaku ini mencoba mencari wanita penghibur yang lain. Dan saat di lobi melihat akun Michat bernama Neng. Pelaku mencoba menghubunginya, namun tidak ada balasan. Pelaku pun curiga akun bernama Neng ini merupakan orang sama yakni wanita yang dikencaninya saat itu,” kata Kapolsek Batu Aji, AKBP Jun Chaidir, melalui Kanit Reskrim Iptu Theo Nardianto, Rabu (25/5).

Kecurigaan itu kembali dibuktikan oleh pelaku saat kembali ke kamar. Pelaku mencoba menghubungi dan chat ke akun bernama Neng tersebut, namun dengan bersamaan Handphone genggam korban berbunyi.

Lantas pelaku menanyakan apalah korban memiliki akun bernama Neng, namun korban pun tidak mengakui. Kesal dengan pengakuan korban, pelaku mencoba membayar sisa uang short time yang sempat di DPnya dan kembali menanyakan perihal akun tersebut. Lagi-lagi perkataan korban membuat kesal pelaku.

ads

“Ayo cepat bang (short time kedua kalinya). Biar aku Hidupin barang abang,” kata Theo
menirukan perkataan korban.

Perkataan itu membuat, emosi pelaku tidak bisa dikendalikan, pelaku langsung mengambil senjata yang diselipkan di tubuhnya dan langsung menggorok korban tepat dibagikan leher.

Korban saat itu langsung mencoba berlari namun terjatuh dari atas kasur.

“Ada tiga luka leher, di belakang leher, wajah dan tangan korban akibat mencoba melakukan perlawanan,” tegasnya.

Kini untuk mempertanggung jawaban perbuatannya pelaku dijerat pasa 354 KUHP
tentang penganiayaan dan undang-undang darurat tentang kepemilikan senjata tajam.

Korban masih selamat, hingga kini dikabarkan terus berangsur membaik. Kini korban sudah bisa berjalan , meski masih dilakukan perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah Embung Fatimah (RSUD-EF) Batam.

Artikel ini telah dibaca 1 kali

Penulis:

Editor: Wak JK


Baca Lainnya

Diduga Korupsi, Mantan Kades dan Kaur Keuangan di Lingga Ditetapkan Tersangka

13 Oktober 2021 - 23:27 WIB

Suami yang Bunuh Istri di Batam Dituntut 15 Tahun Penjara

13 Oktober 2021 - 19:56 WIB

Polisi Sita 2 Kg Sabu dari Bandar Narkoba di Batam

13 Oktober 2021 - 18:30 WIB

Gara-gara Bersenggolan dan Cekcok, 2 Pengunjung Kafe di Batam Ditikam

12 Oktober 2021 - 13:23 WIB

Polisi Ringkus Pelaku Kejahatan Skimming Asal Srilanka di Batam

11 Oktober 2021 - 21:21 WIB

Gara-gara Game Online, Karyawan di Batam Gelapkan Uang Perusahaan Rp 45 Juta

11 Oktober 2021 - 18:06 WIB

Trending di Hukum Kriminal