Menu

Mode Gelap

Warta · 16 Jun 2022 22:15 WIB

Penyebab 6 Siswa Bintan Tak Lulus, karena Tanpa Kabar Sampai Meninggal Dunia


					Kepala Dinas Pendidikan Bintan Tamsir. Foto: Istimewa Perbesar

Kepala Dinas Pendidikan Bintan Tamsir. Foto: Istimewa

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Bintan Tamsir, mengatakan penyebab ke-6 siswa SD dan SMP tidak lulus bukan dikarenakan mendapatkan nilai jelek.

Melainkan ada sejumlah faktor, mulai dari tanpa keterangan, ikut orangtua, bekerja sampai dengan telah meninggal dunia.

ADVERTISEMENT

“Mereka sengaja tak diluluskan dikarenakan mereka tidak mengikuti ujian akhir. Penyebab mereka tak ikut ujian dengan berbagai alasan,” ungkapnya, Kamis (16/6).

Tamsir melanjutkan, siswa SD yang tak lulus sebanyak 2 orang. Pertama siswa laki-laki dj SDN 019 di Kecamatan Bintan Timur karena sudaj meninggal dunia.

Kemudian, seorang siswa perempuan dari SDN 006 di Kecamatan Gunung Kijang, yang sudah putus komunikasi dengan pihak sekolah atau tanpa kabar sejak Januari 2022.

Pihak sekolah sudah berupaya secara ekstra mencari keberadaan bersangkutan namun tak juga dapat menjumpainya. Bahkan tak dapat menghubungi orangtua/wali murid tersebut.

“Informasinya siswa SDN 006 tersebut ikut orangtuanya ke luar daerah dan sudah berada di Dabo, Kabupaten Lingga sejak Januari. Jadi tak dapat mengikuti ujian akhir sehingga dinyatakan tak lulus,” jelasnya.

Baca: 6 Siswa SD dan SMP di Bintan Tidak Lulus

Sementara, siswa Kelas IX SMP yang dinyatakan tidak lulus sebanyak 4 orang. Terdiri dari seorang laki-laki dari SMPN 8 Kecamatan Teluk Sebong. Kemudian seorang siswa laki-laki dan 2 siswa perempuan dari SMPN 19 di Kecamatan Bintan Pesisir.

“Mereka ada yang tidak masuk tanpa keterangan dan akhirnya mengundurkan diri dari sekolahan. Lalu juga ada yang sudah bekerja sehingga memilih mengundurkan diri dari sekolahan juga,” katanya.

ADVERTISEMENT

Tamsir mengimbau kepada para orangtua/wali murid di Kabupaten Bintan untuk mendukung penuh pendidikan anaknya. Jangan sampai ada lagi anak-anak yang putus sekolah. Karena pendidikan itu sangat penting untuk masa depan anak.

“Kita berharap kedepannya tidak ada anak-anak yang putus sekolah. Karena saat ini pendidikan wajib 12 tahun dan diharapkan minimal lulus dari SMA/sederajat,” ucapnya.

Gabung dan ikuti kami di :

Penulis: | Editor: Redaksi



whatsapp facebook copas link

Baca Lainnya

Imigrasi Kelas II TPI Tanjungbalai Karimun Gelar Sosialisasi TOC, Ini Tujuannya

18 Juli 2024 - 13:20 WIB

IMG 20240718 WA0014 11zon

Kasi Pidsus Kejari Karimun dan Kacabjari Tanjungbatu Resmi Berganti

15 Juli 2024 - 12:31 WIB

IMG 20240715 WA0032 11zon

Razia Kendaraan di Bintan Dimulai Hari Ini, 7 Prioritas Pelanggaran Bakal Ditindak

15 Juli 2024 - 11:59 WIB

IMG 20240715 WA0029 11zon

Kesultanan Riau-Lingga Anugerahi Gelar Adat Dato’ Perdana Satya Buana ke Kapolda Kepri

15 Juli 2024 - 10:13 WIB

Kapolda Kepri Yan Fitri terima gelar adat

Polres Karimun Gelar Operasi Patuh Seligi hingga 14 Hari ke Depan, Berikut Sasarannya

15 Juli 2024 - 09:58 WIB

IMG 20240715 WA0011 11zon

Operasi Patuh Jaya 2024 Digelar 15-28 Juli, Ini 14 Jenis Pelanggaran Lalu-Lintas yang Ditindak

15 Juli 2024 - 09:44 WIB

IMG 20220602 151321 233 e1654168644951
Trending di Warta