Menu

Mode Gelap

Warta · 24 Jun 2021 12:41 WIB ·

Petugas Rutan Batam Kembali Gelar Tes Urine dan Razia Acak Kamar Warga Binaan


 Petugas Rutan Batam Kembali Gelar Tes Urine dan Razia Acak Kamar Warga Binaan Perbesar

Petugas Rumah Tahanan (Rutan) Kelas II A Batam kembali melaksanakan razia dan tes urine secara acak di seluruh blok hunian warga binaan. Tes urine dilakukan dalam rangka melaksanakan Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) di kawasan Rutan.

“Tes urine ini kami lakukan secara internal saja. Dan ini dilakukan sekali dalam sebulan bagi WB,” kata Kepala Rutan Batam, Yan Patmos, melalui Pelaksanaan Harian (Plh) KPR Rutan Kelas II A Batam Herwan, Rabu (23/6).

Herwan mengatakan, untuk sampel tes urine yang di sediakan hanya 18 pcs saja. Tes urine ini pun akan dilakukan secara acak dan dilangsungkan di dalam klinik Rutan.

“Untuk hasil tes urinenya belum keluar dan masih dalam proses. Sementara hasil razia menemukan beberapa barang yang dilarang masuk ke Rutan,” katanya.

ads

Herwan melanjutkan, jika nantinya ada WB yang positif, maka akan di laporan kepada pimpinan. Dan tindak lanjutnya tergantung pada pimpinan.

“Di dalam Rutan ini terdapat 5 blok dan setiap blok memiliki jumlah kamar yang berbeda, semua blok tersebut telah kami razia,” sebutnya lagi.

ads

Untuk diketahui, jumlah WB di Rutan Batam pada Rabu (23/6) sebanyak 1.010 orang. Hasil razia tersebut menemukan barang terlarang yang bukan narkotika seperti botol minuman, stik, jaring kecil yang dibuat WB, benang, mancis, alat cukur dan lainnya.

“Semua barang hasil razia ini akan kami musnahkan, razia ini akan terus kami lakukan secara rutin,” tuturnya.

Di waktu yang sama, petugas Rutan bersama WBP menjalani proses suntik vaksinasi COVID-19, terdapat sebanyak 65 orang pegawai rutan dan 100 orang WBP telah menjalani proses suntik vaksin.

Terkait vaksinasi, Plh Rutan Batam, Raja Juli Indra, menyebutkan jika pihaknya bekerjasama dengan Dinkes Batam melalui Puskesmas Galang. Pemberian vaksinasi untuk pegawai ini merupakan tahap dosis ke dua. Sementara untuk para WBP merupakan tahappertama.

“Untuk prosedur, vaksin bagi WBP, pertama kita cantumkan e-KTP yang domisili di Batam. Dalam pelaksanaan tidak ada kendala berjalan dengan lancar,” kata Raja.

“Tujuan dari vaksin tersebut untuk menambah imun tubuh kita agar tak mudah terpapar COVID-19 serta mensukseskan program pemerintah,” imbuhnya.

Artikel ini telah dibaca 0 kali

Penulis:

Editor: Hasrullah


Baca Lainnya

Penjelasan Bandara Hang Nadim Batam Soal Syarat Penerbangan Terbaru

21 Oktober 2021 - 20:02 WIB

Unjuk Rasa ke Kantor DPRD Batam, Pengungsi Afghanistan Kembali Minta Mediasi ke UNHCR

21 Oktober 2021 - 19:44 WIB

Kios-kios di Sepanjang Jalan Batu Besar Nongsa Ditertibkan

21 Oktober 2021 - 17:55 WIB

Beredar Video Kecelakaan Kepala Putus di Batam, Polisi: Itu Hoaks

21 Oktober 2021 - 14:20 WIB

Persatuan Sihinodola Nias Batam Laporkan Akun Facebook Condrat Sinaga

20 Oktober 2021 - 20:35 WIB

Pemprov Kepri Siapkan Anggaran Rp 3 Miliar untuk Juru Dakwah di Pulau Terpencil

20 Oktober 2021 - 19:56 WIB

Trending di Warta