Menu

Mode Gelap

Warta · 27 Jun 2022 12:57 WIB

Posko Kesehatan Hewan Kurban Didirikan di Karimun, Cegah PMK Jelang Idul Adha


					Kadis Pangan dan Pertanian Kabupaten Karimun, Sukrianto Jaya Putra. Foto: Khairul S/kepripedia.com Perbesar

Kadis Pangan dan Pertanian Kabupaten Karimun, Sukrianto Jaya Putra. Foto: Khairul S/kepripedia.com

Dinas Pangan dan Pertanian Kabupaten Karimun memperketat pengawasan terhadap hewan kurban jelang hari raya Idul Adha 1442 hijriyah. Bahkan, telah mendirikan posko untuk mengendalikan sebaran penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan kurban di tahun ini.

Posko tersebut berdiri di dua titik meliputi Unit Pelayan Terpadu (UPT) Posko Pusat Layanan Kesehatan Hewan (Puskeswan) Kundur dan UPT Posko Puskeswan yang terletak di jalan Pertambangan, Pelipit (Kapling).

ADVERTISEMENT

“Posko ini sebagai antisipasi cepat mengatasi penyebaran wabah PMK pada hewan kurban,” ujar Kadis Pangan dan Pertanian Karimun, Sukrianto Jaya Putra, usai rapat koordinasi pencegahan PMK di kantor Bupati Karimun, Senin (27/6).

Sukrianto menjelaskan, apabila ditemukan adanya kasus PMK pada hewan kurban, maka pihaknya akan mengambil langkah uji sampel dengan mengirimkan ke laboratorium di Bukit Tinggi untuk memastikan kebijakan lanjutan.

“Jika ditemukan kasus PMK segera kita periksa sampelnya dan akan dikirimkan ke laboratorium di Bukit Tinggi untuk dilakukan pemeriksaan lebih jauh dengan kemasan pengiriman yang aman dan ketat,” kata dia.

Ia menjelaskan, pengawasan juga akan tetap dilakukan hingga pada H-2 penyembelihan hewan kurban. “Rencananya H -2 akan lebih pantau bahkan langsung ke kandang-kandang peternakan.

“Setelah dipotong, hewan kurban juga akan diperiksa pada bagian organ dalam. Karena ada pengalaman kencing hati banyak kita temukan, maka apabila didapati kita akan sarankan agar tidak didistribusikan karena bisa berdampak dengan diare jika dikonsumsi,” tambah dia.

Selain fokus pada pengendalian wabah PMK, pihaknya juga mengupayakan ketersediaan hewan kurban untuk memenuhi kebutuhan pada hari raya Idul Adha 1443 Hijriyah mendatang dengan mengajukan pengiriman hewan ke Kementerian Pertanian.

“Tanggapan sudah disampaikan atas surat kita itu. Bahwa memang kita masih kekurangan hewan kurban. Ada beberapa regulasi dalam surat tanggapan itu yang harus dipenuhi, termasuk menjamin kesehatan hewan kurban itu sendiri,” ucap Sukrianto.

ADVERTISEMENT

Dijelaskannya, pengiriman hewan ternak juga harus dilakukan sesuai dengan titik pemasukan yang telah ditentukan dari Kementerian Pertanian melalui Karantina Hewan dan Pertanian kelas II Tanjungbalai Karimun.

“Untuk di pulau Karimun itu ada di pelabuhan Parit Rempak dan Pelabuhan Taman Bunga,” tutupnya.

Berdasarkan data Dinas Pangan dan Pertanian Karimun, tercatat estimasi kebutuhan hewan kurban di Karimun meliputi sapi 569 ekor dan kambing sebanyak 770 ekor. Sedangkan, ketersediaan hanya 360 ekor sapi dan 442 ekor kambing.

ADVERTISEMENT
Gabung dan ikuti kami di :

Penulis: | Editor: Redaksi



whatsapp facebook copas link

Baca Lainnya

Kebutuhan Hewan Kurban di Kepri Naik 10 Persen

24 Mei 2024 - 15:25 WIB

IMG 20240521 114318 11zon

Pemprov Kepri Usulkan 4.100 Tenaga Honorer Ikut Seleksi PPPK

24 Mei 2024 - 11:51 WIB

images 41

Pemkab Bintan Usulkan 46 Formasi CPNS dan 1.427 Formasi PPPK

24 Mei 2024 - 10:34 WIB

Ilustrasi seleksi CPNS

Jembatan Bukit Batu dan Parit Bugis Akan Dibangun Kembali

22 Mei 2024 - 14:25 WIB

IMG 20240522 WA0011 11zon

Polda Kepri Bangun Markas Terpadu di KEK Galang Batang

21 Mei 2024 - 17:46 WIB

IMG 20240521 WA0012 11zon

Kebun Warga di Karimun Diserang Wabah Ulat Bulu

21 Mei 2024 - 15:59 WIB

IMG 20240521 153916 11zon
Trending di Warta