Menu

Mode Gelap

Hukum Kriminal · 19 Apr 2022 20:16 WIB ·

Pria Ini Ditangkap Selundupkan Sabu 31 Kg Gunakan Speedboat Tujuan Karimun


 Polisi mengungkap penyelundupan sabu jaringan internasional di Batam. Foto: Zalfirega/kepripedia.com
Perbesar

Polisi mengungkap penyelundupan sabu jaringan internasional di Batam. Foto: Zalfirega/kepripedia.com

ADVERTISEMENT
advertisement

Jajaran Satresnarkoba Polresta Barelang kembali mengungkap kasus penyelundupan narkotika jenis sabu sebanyak 31,552 kg. 

Pengungkapan ini kasus ini dilakukan pada Sabtu 9 April 2022 lalu di perairan Pulau Telan Kecamatan Belakang Padang dengan meringkus seorang pria berinisial EH (40). 

ADVERTISEMENT
advertisement

Kapolresta Barelang Kombes Pol Nugroho Tri menjelaskan, pelaku merupakan nelayan yang diduga membawa narkotika dari Malaysia tujuan Tanjung Balai Karimun. 

“Jadi kita amankan pelaku dengan barang bukti speedboat dan narkotika,” ujarnya dalam konferensi pers di Polresta Barelang, Selasa (19/4). 

ADVERTISEMENT
advertisement

Dijelaskannya, pengungkapan narkobanya buka yang pertama kali diungkap oleh Satresnarkoba Polresta Barelang. Telah berbagai modus dilakukan para tersangka namun tetap saja terendus dan berhasil diamankan.

Untuk kasus ini, tim merah putih berhasil mengamankan 30 bungkus teh china di dalam kapal speedboat milik pelaku. 

ADVERTISEMENT

“Pelaku ini dijanjikan oleh Mr X DPO untuk dapat membawa narkotika dengan upah Rp 10 juta yang sudah diberikan Rp 3 juta,” ujarnya. 

Lebih lanjut ia mengatakan, sabu tersebut disimpan di jok bodi fiber. Untuk mengeluarkan barang haram itu, polisi harus membukanya dengan menggunakan mesin gerinda. Hingga akhirnya didapati narkoba jenis sabu sebanyak 31,552 kg.

“Ini modus baru, sebab mereka membungkus dengan rapi agar tidak tercium anggota namun yang namanya kejahatan akan terbongkar,” katanya. 

ADVERTISEMENT

Kini polisi masih terus mendalami kasus tersebut untuk mengungkap jaringan lain. 

Pelaku dikenakan pasal  114 ayat 2 Jo pasal 112 ayat 2 UU Ri no 35 2009, tentang narkotika dengan ancaman hukuman maksimal hukum mati. 

Dapatkan update berita langsung dari Smartphone anda melalui telegram. Klik t.me/kepripediacom untuk bergabung
Artikel ini telah dibaca 127 kali

Penulis: | Editor: Redaksi


ADVERTISEMENT
advertisement
Tetap terhubung dengan kami:
advertisement
Baca Lainnya

Setelah Viral Dirusak, Kini Polisi Selidiki Dugaan Korupsi Proyek Pelantar Tempat Wisata Kota Rebah

6 Juli 2022 - 13:22 WIB

7 Pelaku Penyelundupan PMI Ilegal dari Bintan ke Malaysia Ditangkap Polisi

5 Juli 2022 - 22:01 WIB

Kurang dari 24 Jam, Pencuri Motor di Batam Ini Ditangkap

4 Juli 2022 - 21:50 WIB

Polisi Tangkap Spesialis Curanmor yang Beraksi di Tanjungpinang dan Bintan

4 Juli 2022 - 16:47 WIB

Ilustrasi pencurian dan maling motor

Maling Bongkar 3 Kotak Infak Masjid Al Falah Tanjungpinang

3 Juli 2022 - 14:12 WIB

Penyelundupan 42 PMI Ilegal di Batam Digagalkan, Seorang Panyalur Tersangka

2 Juli 2022 - 19:48 WIB

Trending di Hukum Kriminal
advertisement