Rizha di Debat Perdana Pilkada 2024: Awalnya Gugup, Lalu Pede Paparkan Gagasan

Debat calon kepala daerah yang diselenggarakan oleh KPU Tanjungpinang pada Sabtu (19/10) menjadi momen bersejarah bagi Rizha Hafiz, calon wakil wali kota nomor urut 1.

Sebagai paslon termuda dengan usia 39 tahun, Rizha mengaku merasa gugup saat memasuki panggung debat publik, meskipun ia memiliki latar belakang sebagai akademisi dan ustaz.

ADVERTISEMENT

“Sebagai ‘anak bawang’ di dunia politik, saya merasa nervoust, apalagi berdampingan dengan orang-orang hebat,” ungkap Rizha.

Namun, rasa gugup tersebut tidak menghalanginya untuk menyampaikan gagasan dan program yang ingin diwujudkan jika diberi amanah oleh masyarakat.

Rasa gugup tersebut justru menjadi pemicu adrenalin bagi Rizha.

“Saya bersyukur karena debat perdana ini berjalan dengan baik dan lancar. Kami merasa lebih tertantang untuk memperkaya literasi dan mempertajam gagasan untuk membangun Kota Tanjungpinang,” jelasnya.

Sebagai representasi generasi muda, Rizha menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan aspirasi anak muda.

“Ini adalah kesempatan untuk membuktikan bahwa yang muda bisa berbuat, bisa diandalkan, dan memiliki kesempatan untuk memimpin,” tegasnya.

Rizha dan pasangan calonnya, Rahma, mengapresiasi KPU Tanjungpinang atas penyelenggaraan debat yang dinamis dan konstruktif.

ADVERTISEMENT

Rahma menambahkan, debat tersebut adalah wujud nyata dari demokrasi yang sehat, di mana setiap calon dapat menyampaikan program kerja secara transparan kepada masyarakat.

“Kami berharap masyarakat Tanjungpinang terlibat aktif dalam proses Pilkada ini, sehingga kita bisa bersama-sama membangun kota yang lebih sejahtera, berbudaya, dan ramah lingkungan,” tutup Rahma.

Debat ini diharapkan dapat meningkatkan antusiasme masyarakat untuk berpartisipasi dalam Pilkada mendatang, serta menjadi ajang untuk mematangkan pilihan politik sesuai aspirasi warga kota.

ADVERTISEMENT

Rizha Hafiz menunjukkan bahwa meski muda, semangat dan dedikasinya untuk Tanjungpinang tidak bisa dianggap remeh.

Kandidat paslon ini optimis visi mereka untuk mewujudkan Tanjungpinang sebagai kota yang maju, berdaya saing, sejahtera, berbudaya, dan religi berbasis partisipasi masyarakat serta inovasi berkelanjutan akan terwujud dengan dukungan dari masyarakat dan semua pihak.


Penulis: | Editor: Redaksi


Share This Article