Menu

Mode Gelap

Ekonomi Bisnis · 5 Mar 2022 07:00 WIB ·

Rupiah Ditutup Melemah, Minyak Goreng Picu Deflasi


 Ilustrasi. Foto: Kumparan
Perbesar

Ilustrasi. Foto: Kumparan

ADVERTISEMENT
advertisement

Rupiah pekan ini ditutup melemah pada level (bid) Rp14.385 per dolar AS, seperti yang disampaikan oleh Bank Indonesia dalam perkembangan indikator stabilitas nilai Rupiah secara periodik, yaitu indikator nilai tukar dan inflasi.

Sementara Yield Surat Berharga Negara (YBN) pada 10 tahun ini naik ke level 6,53%. Sementara US Dollar Index atau yang disingkat dengan kode USDX menguat ke level 97,79.
Yield UST (US Treasury) Note 10 tahun naik ke level 1,841%.

ADVERTISEMENT
advertisement

Bank Indonesia juga melaporkan bahwa Premi CDS Indonesia 5 tahun naik ke level 110,71 bps per 3 Maret 2022 dari 104,31 bps per 25 Februari 2022, sejalan dengan risk off di pasar keuangan global.

Kemudian berdasarkan data transaksi 1-2 Maret 2022, nonresiden di pasar keuangan domestik jual neto Rp6,13 triliun terdiri dari jual neto di pasar SBN sebesar Rp8,30 triliun dan beli neto di pasar saham sebesar Rp2,17 triliun.

ADVERTISEMENT
advertisement

Dan berdasarkan data setelmen s.d 2 Maret 2022 (ytd), nonresiden jual neto Rp1,60 triliun di pasar SBN dan beli neto Rp23,20 triliun di pasar saham.

Adapun inflasi berdasarkan survei pemantauan harga pada minggu 1 Maret 2022, tetap terkendali dan diperkirakan inflasi 0,32% (mtm).

ADVERTISEMENT

Dengan perkembangan tersebut, perkiraan inflasi Maret 2022 secara tahun kalender sebesar 0,88% (ytd), dan secara tahunan sebesar 2,31% (yoy).

Erwin Haryono Kepala Departemen Komunikasi Bank Indonesia menyampaikan adapun penyumbang utama inflasi pada Maret 2022 sampai dengan minggu pertama yaitu komoditas cabai merah sebesar 0,07% (mtm), cabai rawit, tempe, bawang merah, dan emas perhiasan masing-masing sebesar 0,03% (mtm), daging ayam ras, tahu mentah, telur ayam ras, dan sabun detergen bubuk/cair masing-masing sebesar 0,02% (mtm), serta bahan bakar rumah tangga (BBRT) dan rokok kretek filter masing-masing sebesar 0,01% (mtm).

Sementara itu, komoditas yang mengalami deflasi minyak goreng sebesar -0,04% (mtm).

ADVERTISEMENT
Dapatkan update berita langsung dari Smartphone anda melalui telegram. Klik t.me/kepripediacom untuk bergabung
Artikel ini telah dibaca 63 kali

Penulis: | Editor: Redaksi


ADVERTISEMENT
advertisement
Tetap terhubung dengan kami:
advertisement
Baca Lainnya

BP Batam Serahkan SK Pegawai Ke PT BIB

1 Juli 2022 - 21:33 WIB

PT PLN Batam dan PT BIB Tandatangani MoU Kerja Sama Kelistrikan

30 Juni 2022 - 20:45 WIB

Dorong Transformasi Digital Indonesia, ITDRI dan BRIN Lakukan Kolaborasi Riset di Mandalika

29 Juni 2022 - 21:23 WIB

Kenaikan Harga Cabai Diperkirakan Bertahan hingga 3 Pekan ke Depan

27 Juni 2022 - 20:48 WIB

Disperindag Ungkap Penyebab Harga Cabai di Batam Tinggi

27 Juni 2022 - 19:16 WIB

Harga Cabai di Batam Masih Tinggi, Rp 100 Ribu per Kilogram

27 Juni 2022 - 18:55 WIB

Trending di Ekonomi Bisnis
advertisement