Menu

Mode Gelap

Warta · 27 Feb 2022 08:00 WIB ·

Segini Biaya Retribusi Sampah di Kota Tanjungpinang


 Tumpukan sampah di lahan kosong di Sagulung Batam. Foto: Zalfirega/kepripedia.com Perbesar

Tumpukan sampah di lahan kosong di Sagulung Batam. Foto: Zalfirega/kepripedia.com

ADVERTISEMENT
advertisement

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tanjungpinang, Kepri, Riono, menyebutkan pihaknya melakukan pendataan ulang terkait retribusi sampah yang wajib di bayarkan warga kepada Pemerintah Kota Tanjungpinang sesuai dengan Peraturan Daerah nomor 5 tahun 2012 tentang Retribusi Jasa Umum.

Dirinya menyampaikan hal tersebut juga sesuai dengan instruksi dari BPK ini untuk memaksimalkan retribusi sampah.

“Untuk biaya retribusi kalau ruko ada usaha Rp120 ribu per bulan, kalau rumah di tepi jalan protokol Rp20 ribu per bulan, kalau rumahnya agak masuk ke dalam Rp10 ribu per bulan,” ujarnya.

Meskipun hal tersebut wajib dipatuhi masyarakat, namun Pemerintah Kota Tanjungpinang tetap memberikan toleransi kepada masyarakat yang tidak mampu.

ADVERTISEMENT
advertisement

“Sesuai perda, ada solusi diberikan keringanan yakni bayar dulu 50 persen, lalu mengirim surat permohonan ke wali kota atau kepada pejabat yang ditunjuk. Nanti akan ada balasan suratnya,” katanya.

Arahan dari Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) jika retribusi sampah tersebut tidak dijalankan dan tidak sesuai dengan perda yang berlaku, maka akan menjadi temuan BPK.

ADVERTISEMENT

“Tentunya saya akan ditagih kalau ada kurang bayar,” jelasnya.

Kebijakan itu sendiri sudah sesuai dengan Perda Nomor 5 tahun 2012 yang ditandatangani pada era kepemimpinan Wali Kota Tanjungpinang Suryatati A. Manan.

“Artinya tidak ada kenaikan retribusi sama sekali,” tuturnya.

ADVERTISEMENT

Hanya saja, selama ini yang membayar retribusi sampah itu hanya sebanyak 893 orang atau titik, di antaranya rumah tepi jalan, rumah toko yang ada usaha, hotel/penginapan, dan perkantoran.

Dari angka itu, hanya 10 persen yang membayar sesuai dengan Perda. Selebihnya ada yang cuma membayar separuh.

Pihaknya kembali melakukan pendataan ulang dan hasilnya terdapat 6.046 orang untuk dilakukan pelayanan persampahan yang ada di jalan-jalan protokol Tanjungpinang.

ADVERTISEMENT

“Saya tidak tau kenapa tahun-tahun sebelumnya hanya sedikit, dan membayar tidak sesuai aturan,” tutupnya.

Dapatkan update berita langsung dari Smartphone anda melalui telegram. Klik t.me/kepripediacom untuk bergabung
Artikel ini telah dibaca 104 kali

Penulis: | Editor: Redaksi


ADVERTISEMENT
advertisement
Tetap terhubung dengan kami:
advertisement
Baca Lainnya

Logo Holywings Batam Hilang, Tempatnya Tetap Beroperasi

1 Juli 2022 - 21:16 WIB

Ketersediaan Minyak Goreng Curah di Karimun 20 Ton, Harga Eceran Tertinggi Rp 15 Ribu

1 Juli 2022 - 19:21 WIB

Papan Nama Tutupi u-Turn, Jalan Brigjen Katamso Tanjunguncang Rawan Kecelakaan

1 Juli 2022 - 16:52 WIB

Cuaca Buruk, Kapal Ikan Dilaporkan Karam di Pulau Mapur

30 Juni 2022 - 19:08 WIB

Sembako Mahal, DPRD Batam Desak Pemko Gelar Operasi Pasar Murah

30 Juni 2022 - 18:44 WIB

Batu Miring Roboh Akibat Cuaca Ekstrem di Komplek Ruko Karimun

30 Juni 2022 - 16:45 WIB

Trending di Warta
advertisement