Menu

Mode Gelap

Warta · 13 Jul 2022 12:35 WIB ·

Seorang Tukang Bangunan di Tanjungpinang Laka Kerja hingga Meninggal Dunia


 Jenazah korban dievakuasi ke rumah sakit. Foto: Istimewa Perbesar

Jenazah korban dievakuasi ke rumah sakit. Foto: Istimewa

ADVERTISEMENT
advertisement

Seorang pria paruh baya ditemukan tewas dengan kondisi luka di bagian kepala di salah satu rumah di jalan Sultan Machmud Gang Kapur, kawasan Tanjung Unggat, Tanjungpinang, Senin (11/7) malam kemarin.

Diduga korban yang berprofesi sebagai tukang bangunan itu mengalami kecelakaan kerja (laka kerja) saat merenovasi rumah.

Kasat reskrim Polresta Tanjungpinang, AKP Awal Sya’ban Harahap, mengungkapkan saat ditemukan sang menantu, korban dalam keadaan tergeletak di lantai dengan banyak darah.

“Hasil visum tidak terdapat tanda kekerasan,” ujarnynya, Selasa (12/7).

ADVERTISEMENT
advertisement

Ia menerangkan, korban yang sehari-harinya berprofesi sebagai tukang bangunan memang merenovasi rumah tersebut. Seperti biasa, korban pamit bekerja pada pukul 9 pagi dan pulang saat maghrib.

Namun, pada hari kejadian hingga pukul 8 malam korban belum juga pulang. Anak korban pun meminta suaminya menjemput ke lokasi kerjanya.

ADVERTISEMENT

“Korban pun tak mengangkat telepon. Kemudian, saksi memutuskan menyusul korban ke lokasi kejadian,” katanya.

Saat sampai di lokasi, lanjut Awal, saksi pun melihat rumah yang menjadi lokasi kerja korban dalam keadaan gelap gulita. Saksi pun sempat meminta warga sekitar memastikan rumah tersebut.

Namun, saat listrik dihidupkan tampak korban sedang tergeletak dengan kondisi banyak darah.

ADVERTISEMENT

“Korban dibawa ke RSUD Provinsi Kepri, dan setelah tiba di rumah sakit baru diketahui korban telah meninggal dunia,” sebut Kasat.

Hasil keterangan secara langsung oleh dokter jaga RSUD Provinsi Kepri tidak terdapat tanda kekerasan. Terdapat luka dalam di bagian kepala akibat benturan yang di duga korban jatuh dan menghantam bagian lantai rumah. 

Hingga, menyebabkan keluarnya darah dari telinga dan hidung korban akibat dari benturan tersebut.

ADVERTISEMENT

“Diperkirakan korban meninggal dunia 8 sampai 12 jam dari waktu pemeriksaan visum,” demikian Awal.

Dapatkan update berita langsung dari Smartphone anda melalui telegram. Klik t.me/kepripediacom untuk bergabung
Artikel ini telah dibaca 1.183 kali

Penulis: | Editor: Redaksi


Tetap terhubung dengan kami:

ADVERTISEMENT
advertisement
advertisement
Baca Lainnya

Polres Bintan Sukseskan Gerakan 10 Juta Bendera

15 Agustus 2022 - 06:32 WIB

Wings Air Mulai Terbang di Karimun Tahun Ini, Berikut Rute Penerbangannya

14 Agustus 2022 - 15:29 WIB

Curhat Sulitnya Dapat Kerja di Batam, Pencaker: Harus Ada Orang Dalam

14 Agustus 2022 - 15:10 WIB

Pemerintah Agendakan Bawa Forum Pemred ke Batam Akhir Agustus

14 Agustus 2022 - 14:48 WIB

Ribuan Pencaker Padati Job Fair di Universitas Putera Batam

13 Agustus 2022 - 21:46 WIB

Warga Citra Indomas Batam Geger Temukan Mayat Membusuk di Indekos

13 Agustus 2022 - 21:33 WIB

Trending di Warta
advertisement