kepripedia
Home / Warta / Sepekan Dirawat Akibat COVID-19, Seorang Nakes RSUD Batam Meninggal Dunia

Sepekan Dirawat Akibat COVID-19, Seorang Nakes RSUD Batam Meninggal Dunia

RSUD Embung Fatimah Batam. Foto: Istimewa

Kabar duka datang dari kalangan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Embung Fatimah Batam. Seorang nakes bernama Agustar meninggal dunia pada Rabu (21/7 sore.

Perawat 39 tahun tersebut meninggal usai sepekan lamanya telah menjalani perawatan intensif di RSUD Batam karena terpapar virus corona.

Kabar duka ini dibenarkan oleh Wadir Pelayanan Medik RSUD EF Batam, Sri Rupiati. Ia menyebut Agus merupakan sosok perawat yang tangguh di RSUD Batam dalam menangani pasien COVID-19.

“Semalam meninggalnya. Dia positif karena memang selama ini menangani pasien COVID-19. Kami sangat berduka, dia pejuang dalam penanganan pasien COVID-19,” kata dia, Kamis (22/7).

ads

Sri yang mewakili nakes dan manajemen RSUD turut berbelasungkawa dan sangat berduka atas kepergian sosok yang selama ini  berpejuang melawan COVID-19 di RSUD tersebut, baik terhadap pasien hingga dirinya sendiri.

“Kami kehilangan sosok nakes yang selama ini berjuang dalam penanganan COVID-19,” katanya.

Dengan kepergian salah satu nakes tersebut, Sri berharap masyarakat untuk tetap patuh protokol kesehatan setidaknya telah membantu para nakes.

“Jangan kendor dalam menerapkan protokol kesehatan, selalu gunakan masker, jaga jarak serta hindari kerumunan,” imbau dia.

ads

Dari catatan kepripedia Agustar selain nakes di RSUD Batam ia juga meluangkan waktu untuk membuka perobatan di kediamannya di bilangan Sagulung.

Ia dikenal sangat ramah dikalangan para pasien berobat di tempatnya. Kepergiannya mengisahkan luka mendalam di masyarakat Batam.

“Semoga almarhum diterima disisinya dan diampuni dosa-dosanya,” ujar Lani yang merupakan mantan pasien dahulu.

Di ketahui, Agus telah dimakamkan secara protokol penanganan jenazah korban COVID-19 di TPU Sei Temiang di hari yang sama.

Berdasarkan laporan RSUD Batam, saat ini ada 15 petugas medis yang terkonfirmasi positif COVID-19. Sementara masyarakat umum yang menjalani perawatan ada 127 orang.



Penulis: Zalfirega

Editor: Hasrullah

BERI KOMENTAR