Menu

Mode Gelap
ads

Warta · 19 Nov 2021 10:25 WIB

Soal Kritik Pelabuhan Roro, Suryadi: Dishub Lingga Jangan Kebakaran Jenggot


Salah satu tokoh masyarakat di papan nama proyek rehabilitasi Pelabuhan Roro Jagoh. Foto: Ist/kepripedia.com Perbesar

Salah satu tokoh masyarakat di papan nama proyek rehabilitasi Pelabuhan Roro Jagoh. Foto: Ist/kepripedia.com

Tokoh masyarakat Singkep Barat, Kabupaten Lingga, Suryadi menyayangkan sikap dari Dinas Perhubungan Kabupaten Lingga yang terlihat seperti kebakaran jenggot dalam menanggapi kritik dari masyarakat, yang menginginkan agar Pelabuhan Roro Jagoh, di Kecamatan Singkepbarat dapat dikerjakan secara maksimal.

“Sebagai masyarakat kami memberikan kritik tentu melihat dari aspek sosial dan ekonomi, dan tidak ada satu kalimatpun yang kami sampaikan bahwa proyek itu mangkrak, anehnya Dishub seperti kebakaran jenggot,” ujar Suryadi menanggapi klarifikasi Dishub Lingga disalah satu media online.

Selain itu dirinya juga menyayangkan jika masih ada OPD di Kabupaten Lingga yang anti kritik, padahal beberapa waktu yang lalu Bupati Lingga dan Wakil Bupati Lingga menyampaikan ke publik bahwa minta agar pemerintahannya dikritik.

Tujuan kritik tersebut, tentunya untuk pembangunan Kabupaten Lingga yang lebih baik, dan menurutnya apa yang menjadikan keinginan masyarakat untuk pembangunan Pelabuhan Roro agar dilakukan secara maksimal sangat beralasan.

ads

Baca: Masyarakat Keluhkan Perbaikan Pelabuhan Roro Jagoh yang Belum Selesai

“Ini menyangkut dapur masyarakat, ditengah kondisi ekonomi yang saat ini sedang terpuruk tentunya fasilitas yang murah seperti kapal roro sangat dibutuhkan oleh masyarakat,” ujarnya.

Hal tersebut juga sesuai dengan cita-cita Presiden Joko Widodo, yang ingin infrastruktur penghubung antar daerah dapat benar-benar dimaksimalkan. Sesuai dengan nawacita pemerintah yaitu program Tol Laut.

“Intinya kita sama-sama tahu saja, kalau soal aspek hukum saya kira pihak-pihak berwenang lebih paham, kami sebagai masyarakat hanya ingin infrastruktur tersebut dikerjakan secara maksimal,” jelasnya.

ads

Proyek senilai 6,4 milyar tersebut, dikerjakan oleh PT. Sumber Cipta Yoenanda yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Kabupaten Lingga, tahun anggaran 2021 pada Dinas Perhubungan Kabupaten Lingga.

Dapatkan update berita langsung dari Smartphone anda melalui telegram. Klik t.me/kepripediacom untuk bergabung



ads
Tetap terhubung dengan kami:
Baca Lainnya

Mulai Desember Ini, Layanan Kemoterapi di RSUP RAT Sudah Layani Peserta BPJS Kesehatan

4 Desember 2021 - 15:31 WIB

RSUP Raja Ahmad Tabib di Tanjungpinang

Aksi Berbagi Bunga Anak Difabel di Karimun

4 Desember 2021 - 13:43 WIB

Vaksinasi COVID-19 Serentak BINDA Kepri di 3 Lokasi

4 Desember 2021 - 12:21 WIB

Tanggapan Komisi III DPRD Kepri Terkait Pemadaman Listrik di Batam

3 Desember 2021 - 21:56 WIB

Irwansyah DPRD Kepri

Komisi II DPRD Kepri Monitoring Samsat Batu Aji

3 Desember 2021 - 19:02 WIB

Bansos COVID-19 Masih Masuk Dalam APBD 2022

3 Desember 2021 - 18:18 WIB

Trending di Warta