Hukum Kriminal · 28 Okt 2021 11:14 WIB

Soal Viral Aduan Pemilik Kafe di Batam, Kapolda Kepri Sebut Penindakan Sesuai SOP


Kapolda Kepri, Irjen Pol Aris Budiman menunjukkan ciri-ciri pelaku. Foto: Zalfirega/kepripedia.com Perbesar

Kapolda Kepri, Irjen Pol Aris Budiman menunjukkan ciri-ciri pelaku. Foto: Zalfirega/kepripedia.com

Kapolda Kepri, Irjen Pol Aris Budiman, memastikan penanganan kasus penganiayaan video yang viral di media sosial beberapa waktu lalu telah sesuai dengan SOP.

Video tersebut viral setelah akun facebook Zhang Ya Li Li memposting sejumlah video dan gambar adanya gangguan preman di tempat usaha. Postingannya itu mengadu ke Kapolri kalau kejadian itu sudah dilaporkan ke polisi namun tidak ada tanggapan.

“Jadi dari awal kasus ini sudah ditangani sesuai SOP mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) serta serangkaian tindakan sudah dilakukan oleh penyidik,” ujar Irjen Aris didampingi Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Pol Harry Gokdenhrtd dan Kapolres Barelang serta Ditreskrimum Polda Kepri dalam jumpa pers di Media Center Bid Humas Polda Kepri, Rabu (27/10) malam.

Viral Karyawan Cafe di Batam Ngadu ke Kapolri di Facebook Soal Premanisme

ads

Dia memastikan perkara tersebut telah ditangani dengan sesuai prosedur dengan melakukan pemeriksaan kepada korban. Ia juga menyebut jika hinga sekarang para pelaku tengah diburu oleh polisi.

“Pelaku dalam Status Daftar Pencarian Orang (DPO), saya juga telah memerintahkan Kapolresta Barelang dan di back-up penuh oleh Dit Reskrimum Polda Kepri supaya kasus ini segera cepat terungkap dan pelaku dapat diamankan‚Ä≥, tegas dia.

“Jadi pelaku sudah kita kantongi ciri-ciri dan masih dalam pengejaran,” tambah dia.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal pada saksi, kata dia, diduga kejadian tersebut dipicu karena adanya masalah utang-piutang. Hal itu menurutnya diperkuat dengan keterangan saksi hingga berujung terjadinya keributan di sebuah kafe di Bilangan Batam Center itu.

ads

Aris mengimbau masyarakat yang ada di Kepri untuk dapat melaporkan ke polisi apa bila ada mendapatkan pengancaman serta penganiayaan atau aksi premanisme.

“Jadi tolong segera dilaporkan dan saya sudah memerintahkan semua jajaran di lapangan untuk segera menindaklanjuti karena kita tidak boleh membiarkan prilaku-prilaku melanggar hukum yang dapat mengganggu kententraman kehidupan masyarakat kita,” imbau dia.

Sementera itu, Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Pol Harry Goldenhardt, menambahkan bahwa Polri menerima kritikan dan laporan masyarakat dengan terbuka.

“Terima kasih kepada masyarakat yang telah memberikan saran dan masukan, laporan atau kritik kepada kami tentunya agar Polri lebih baik, sekali lagi kami tidak anti kritik dan kami siap menerima saran serta masukan dari masyarakat guna pelaksanaan tugas kami yang lebih baik lagi kedepan kami tetap memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat,” ujar Kombes Harry.

Dapatkan update berita langsung dari Smartphone anda melalui telegram. Klik t.me/kepripediacom untuk bergabung

Penulis: | Editor: Hasrullah


ads
Tetap terhubung dengan kami:
Baca Lainnya

3 Terduga Penipu Lowongan Kerja di Karimun Diperiksa Polisi

7 Desember 2021 - 21:04 WIB

Kasat Reskrim Polres Karimun, AKP Arsyad Riyandi

Pengaruh Alkohol, Pemuda Ini Nekat Perkosa Gadis Desa Kelong

7 Desember 2021 - 19:01 WIB

260 Orang di Karimun Jadi Korban Penipuan Lowongan Kerja

7 Desember 2021 - 12:12 WIB

Polisi Tangkap 2 Pelaku Pemalsuan Surat Kapal Seniha yang Dibajak di Batam

7 Desember 2021 - 08:10 WIB

KPK Sebut Terima Pengembalian Uang Rp 3 M dari Kasus Kuota Rokok di Bintan

4 Desember 2021 - 20:49 WIB

Tega! 2 Pemuda di Batam Cabuli Anak SD Secara Bergilir

3 Desember 2021 - 22:19 WIB

Trending di Hukum Kriminal