Menu

Mode Gelap
ads

Warta · 29 Sep 2021 08:28 WIB

Syarat Antigen untuk Keluar Masuk Lingga Diberlakukan Kembali


Ilustrasi Rapid Test Antigen Foto: Henry Romero/Reuters Perbesar

Ilustrasi Rapid Test Antigen Foto: Henry Romero/Reuters

Pemerintah Kabupaten Lingga kembali memberlakukan rapid Antigen sebagai syarat perjalanan baik keluar maupun masuk Kabupaten Lingga, setelah sempat dicabut beberapa minggu lalu.

Hal itu berdasarkan surat edaran Bupati Lingga Nomor: 360/SATGAS-COVID/2021/IX/1255 tertanggal 27 September 2021 kemarin.

Dalam surat tersebut dijelaskan, pengguna moda transportasi laut baik feri maupun roro wajib memiliki surat keterangan hasil negatif tes RT-PCR yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 3×24 jam atau hasil negatif Rapid Test Antigen yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 2×24 jam sebelum keberangkatan.

Penumpang juga wajib telah menjalani vaksinasi COVID-19 minimal dosis 1 yang dibuktikan dengan sertifikat atau kartu vaksin.

ads

“Tertib saat akan memasuki dan meninggalkan moda transportasi dan selama berada di kawasan pelabuhan, guna menjaga jarak serta menghindari terciptanya kerumunan dan Mengaktifkan aplikasi PeduliLindungi dalam rangka pengisian riwayat perjalanan dan validasi kartu/sertifikat vaksin COVID-19 sebagai syarat melakukan perjalanan,” tulis surat edaran tersebut.

Dari ketentuan ini, disebutkan jika dikecualikan bagi pekerja sektor esensial dan kritikal baik dari pemerintahan maupun swasta antar kabupaten/kota dalam wilayah Provinsi Kepulauan Riau dengan menunjukkan Surat Keterangan Register Pekerja atau sebutan lain, dari pimpinan instansi pemerintahan maupun pimpinan perusahaan.

Pengecualian ini juga berlaku untuk kru kapal yang melayani distribusi logistik, kru kapal penyeberangan (Roro), transportasi orang dan barang selama tidak turun dari kapal ke kawasan pelabuhan, serta petugas mobil ambulans dan/atau kereta jenazah.

Sementara untuk penumpang moda transportasi udara, selain wajib memiliki kartu vaksin, juga wajib mengantongi surat keterangan hasil negatif tes RT-PCR yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 3×24 jam sebelum keberangkatan.

ads

“Khusus keberangkatan dari Kabupateten Lingga menggunakan Rapid Tes Antigen dikarenakan belum tersedianya PCR,” tertulis surat yang ditandangani Bupati Lingga, Muhammad Nizar itu.

Disebutkan pula sejumlah ketentuan tambahan, di antaranya anak berusia di bawah 12 tahun tidak diperkenankan untuk melakukan perjalanan lintas kabupaten/kota/provinsi di wilayah Kabupaten Lingga kecuali dengan alasan pendidikan, mengikuti orang tua pindah, atau mengikuti orang tua yang melaksanakan perjalanan dengan keperluan mendesak, meliput keperluan pengobatan, persalinan atau pengantaran jenazah non-COVID-19.

“Edaran ini sudah diberlakukan sejak tanggal 27 September 2021, dan akan dilakukan penyesuaian berdasarkan hasil evaluasi lebih lanjut sesuai kebutuhan,” tutup surat edaran tersebut.

Berikut detil surat edaran perjalanan untuk keluar-masuk Lingga:

Dapatkan update berita langsung dari Smartphone anda melalui telegram. Klik t.me/kepripediacom untuk bergabung



ads
Tetap terhubung dengan kami:
Baca Lainnya

Mulai Desember Ini, Layanan Kemoterapi di RSUP RAT Sudah Layani Peserta BPJS Kesehatan

4 Desember 2021 - 15:31 WIB

RSUP Raja Ahmad Tabib di Tanjungpinang

Aksi Berbagi Bunga Anak Difabel di Karimun

4 Desember 2021 - 13:43 WIB

Vaksinasi COVID-19 Serentak BINDA Kepri di 3 Lokasi

4 Desember 2021 - 12:21 WIB

Tanggapan Komisi III DPRD Kepri Terkait Pemadaman Listrik di Batam

3 Desember 2021 - 21:56 WIB

Irwansyah DPRD Kepri

Komisi II DPRD Kepri Monitoring Samsat Batu Aji

3 Desember 2021 - 19:02 WIB

Bansos COVID-19 Masih Masuk Dalam APBD 2022

3 Desember 2021 - 18:18 WIB

Trending di Warta