Menu

Mode Gelap

Warta · 22 Okt 2021 20:49 WIB

Syarat Wajib PCR bagi Penumpang Pesawat di Badara Hang Nadim Berlaku Mulai 24 Oktober


Bandara Hang Nadim, Batam. Foto: Hasrullah/kepripedia.com Perbesar

Bandara Hang Nadim, Batam. Foto: Hasrullah/kepripedia.com

Pemerintah pusat telah memberlakukan PCR sebagai syarat penerbangan. Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Batam bersama Bandara Hang Nadim akan segera memberlakukan kebijakan pemerintah pusat tersebut.

Kepala KKP Batam Achmad Farchanny menjelaskan, pihaknya sejauh ini telah siap melaksanakan kebijakan pusat mengenai tes PCR untuk calon para penumpang.

“Kita di daerah mengikuti arahan dari pusat aja mengenai syarat kepergian harus ada hasil tes PCR di Bandara,” ujar Achmad pada kepripedia, Jumat (22/10).

Hingga saat ini, kata dia, pihaknya memang masih belum memberlakukan aturan mengenai syarat tes PCR di Bandara Hang Nadim meski surat edaran telah ke luar.

ads

“Hari ini dan besok masih tahap sosialisasi. Jadi berlaku Senin (24/10) berlaku efektif setiap penumpang wajib mengantongi surat hasil tes PCR,” terang dia.

Sebelumnya diberitakan Satgas Penanganan COVID-19 Republik Indonesia menerbitkan Surat Edaran (SE) terbaru mengenai syarat dan ketentuan perjalanan orang dalam negeri.

Di mana, ketentuan tersebut diatur jelas dalam SE Nomor 21 Tahun 2021.

Pelaku Perjalanan Dalam Negeri (PPDN) dengan moda transportasi udara dari dan ke wilayah Pulau Jawa dan Bali serta daerah yang ditetapkan melalui Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) sebagai daerah dengan kategori PPKM Level 4 dan PPKM Level 3 wajib menunjukkan kartu vaksin (minimal vaksin dosis pertama).

ads

Selain itu, calon penumpang transportasi udara juga harus melengkapi dirinya dengan surat hasil negatif tes RT-PCR yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 2X24 jam sebelum keberangkatan sebagai persyaratan perjalanan.

Sementara, untuk ke daerah di luar wilayah Pulai Jawa dan Pulau Bali yang ditetapkan melalui Inmendagri sebagai daerah dengan kategori PPKM Level 1 dan PPKM Level 2 wajib menunjukkan hasil negatif tes RT-PCR yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 2X24 jam atau hasil negatif rapid test antigen yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 1X24 jam sebelum keberangkatan sebagai persyaratan perjalanan.

SE terbaru untuk persyaratan terbang ini sendiri diketahui mulai diberlakukan sejak tanggal 21 Oktober 2021.

Reaksi warga Batam soal Aturan Wajib PCR bagi Penumpang Pesawat

Sejumlah warga Batam kelimpungan dengan kebijakan pemerintah pusat terkait syarat penerbangan harus mengantongi tes PCR yang berlaku 2×24 jam.

Keluhan itu datang dari Rudi gonjang-ganjing kebijakan pemerintah yang dianggap tak pro rakyat. Pasalnya, setelah kasus COVID-19 melandai turun dan Batam status PPKM level 1 sudah ada kelonggaran syarat untuk berpergian mengunakan tranportasi laut dan udara.

“Kemarin kita tak perlu mengantongi tes PCR jika ke luar daerah (Jakarta) cukup sertifikat vaksin dua kali. Ini kita sudah dua kali vaksin dan syarat hasil tes PCR tetap saja diminta,” kata Rudi, Jumat (22/10).

Rudi menilai saat kondisi serba sulit ini, tak seharusnya pemerintah membuat kebijakan yang dianggap tidak pro dengan rakyat, katanya, harga PCR 50 persen dari harga tiket pesawat.

“Nah, kita disuruh untuk vaksin, sementara kita ke luar daerah tetap juga diminta tes PCR,” ujar dia.

Rudi berharap pemerintah pusat kembali mempertimbangkan kebijakan syarat tes PCR ini bagi penumpang yang akan terbang ke luar daerah.

Dapatkan update berita langsung dari Smartphone anda melalui telegram. Klik t.me/kepripediacom untuk bergabung



ads
Tetap terhubung dengan kami:
Baca Lainnya

Mulai Desember Ini, Layanan Kemoterapi di RSUP RAT Sudah Layani Peserta BPJS Kesehatan

4 Desember 2021 - 15:31 WIB

RSUP Raja Ahmad Tabib di Tanjungpinang

Aksi Berbagi Bunga Anak Difabel di Karimun

4 Desember 2021 - 13:43 WIB

Vaksinasi COVID-19 Serentak BINDA Kepri di 3 Lokasi

4 Desember 2021 - 12:21 WIB

Tanggapan Komisi III DPRD Kepri Terkait Pemadaman Listrik di Batam

3 Desember 2021 - 21:56 WIB

Irwansyah DPRD Kepri

Komisi II DPRD Kepri Monitoring Samsat Batu Aji

3 Desember 2021 - 19:02 WIB

Bansos COVID-19 Masih Masuk Dalam APBD 2022

3 Desember 2021 - 18:18 WIB

Trending di Warta