Menu

Mode Gelap

Warta · 23 Agu 2021 21:40 WIB ·

Temukan Masalah, Pemkab-DPRD Lingga Sepakat Proyek Jalan Tanjung Bungsu Dihentikan Sementara


 Wakil Bupati Lingga saat melakukan peninjauan ke proyek jalan di Tanjung Bungsu. Foto: Istimewa Perbesar

Wakil Bupati Lingga saat melakukan peninjauan ke proyek jalan di Tanjung Bungsu. Foto: Istimewa

Wakil Bupati Lingga, Neko Wesha Pawelloy, sempat melakukan peninjauan beberapa proyek jalan, yang ada di wilayah Kabupaten Lingga. Salah satunya di Tanjung Busu, Desa Resun, Kecamatan Lingga Utara, pada Minggu (22/8) lalu.

Saat melakukan peninjauan proyek tersebut, Wakil Bupati Lingga Neko Wesha Pawelloy mengaku  menemukan beberapa permasalahan, diantaranya lambatnya pengerjaan proyek yang hampir habis masa kerjanya.

Tak hanya itu, ia menyebut kondisi kontruksi jalan khususnya aspal dalam proyek tersebut masih terlihat kasar.

Terkait temuan di proyek sekitar Rp 3 miliar itu, Neko menyebut telah melaporkan ke DPRD Lingga dan membahas lebih detil bersama instansi terkait.

ads

“Jadi tadi kami sudah laporkan ke DPRD dan kami juga sudah meminta klarifikasi dari konsultan proyek dan Dinas PUTR, sehingga pada rapat yang kami saksikan tadi, kami selaku pemerintah daerah, yang dipimpin Komisi II DPRD Lingga di kantor DPRD Lingga, merekomendasikan proyek tersebut dihentikan sementara,” ujar Neko saat dihubungi, Senin (23/8).

Dalam rapat tersebut, DPRD Lingga meminta dinas terkait, untuk menghentikan sementara kegiatan proyek peningkatan jalan Tanjung Bungsu, yang anggarannya melalui DAK yang dititipkan di Dinas PUTR, sebelum Dinas terkait dapat menunjukan Adendum atau perpanjangan pengerjaan kepada DPRD Lingga.

ads

“Jadi tadi pihak dinas tidak dapat menunjukan Adendum perpanjangan pengerjaan, dan ini tentu menjadi pukulan bagi kami sebagai pemerintah daerah, kita akui kita kecolongan dengan adanya kejadian ini, dan ini akan menjadi pelajaran bagi kita bersama kedepannya,” ujar Neko Wesha Pawelloy, kepada media.

Dirinya sebagai wakil bupati Lingga mengakui bahwa kesepakatan bersama dengan DPRD Lingga, untuk menghentikan proyek tersebut adalah jalan terbaik untuk memaksimalkan lagi kegiatan-kegiatan proyek di Kabupaten Ligga, apalagi ditengah kondisi pandemi saat ini, dimana anggaran harus benar-benar dimaksimalkan.

Untuk itu dirinya sangat berharap partisipasi masyarakat, untuk dapat bersama-sama Pemerintah Daerah, Pemkab Lingga dan DPRD Lingga untuk dapat mengawasi proyek-proyek yang ada melalui dana APBD.

“Jadi peran serta masyarakat, sangat kami harapkan, dan kami akan terus berkolaborasi dengan DPRD Lingga, agar pembangunan di Kabupaten Lingga dapat berjalan maksimal, dan benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat, apalagi disaat pandemi ini, kita membutuhkan anggaran yang besar untuk pemulihan,” ujarnya.

Artikel ini telah dibaca 0 kali

Penulis:

Editor: Hasrullah


Baca Lainnya

Penjelasan Bandara Hang Nadim Batam Soal Syarat Penerbangan Terbaru

21 Oktober 2021 - 20:02 WIB

Unjuk Rasa ke Kantor DPRD Batam, Pengungsi Afghanistan Kembali Minta Mediasi ke UNHCR

21 Oktober 2021 - 19:44 WIB

Kios-kios di Sepanjang Jalan Batu Besar Nongsa Ditertibkan

21 Oktober 2021 - 17:55 WIB

Beredar Video Kecelakaan Kepala Putus di Batam, Polisi: Itu Hoaks

21 Oktober 2021 - 14:20 WIB

Persatuan Sihinodola Nias Batam Laporkan Akun Facebook Condrat Sinaga

20 Oktober 2021 - 20:35 WIB

Pemprov Kepri Siapkan Anggaran Rp 3 Miliar untuk Juru Dakwah di Pulau Terpencil

20 Oktober 2021 - 19:56 WIB

Trending di Warta