Menu

Mode Gelap

Hukum Kriminal · 13 Nov 2021 07:48 WIB

Terima Paket Kamus Berisi Sabu dari Batam, 2 Orang Diamankan


Kamus berisi sabu yang diamankan petugas. Foto: Istimewa Perbesar

Kamus berisi sabu yang diamankan petugas. Foto: Istimewa

Seorang wanita berinisial ELN dan pria berinisial F dibekuk tim gabungan petugas Bea Cukai bersama Mabes Polri di Selong Lombok Timur, pada Sabtu (23/11) lalu. Mereka diringkus setelah diduga menerima kiriman paket buku dari Batam yang berisi sabu.

Terkuaknya kasus itu bermula dari Tim K-9 Bea Cukai Batam mengidentifikasi diduga sabu di dalam barang yang diketahui buku kamus yang dikirimkan ke Lombok Timur.

“Temuan barang itu tak terlepas dari hasil pemeriksaan Tim K-9 Bea Cukai Batam di Tempat Penimbunan Sementara (TPS) PPP,” ujar Kepala Seksi Layanan Informasi Kantor Pelayanan Utama Bea Cukai Batam (KPU BC Batam), Undani pada kepripedia, Jumat (12/11).

Selanjutnya, kata dia, Tim K-9 dengan kuasa barang melakukan pemeriksaan terhadap salah satu paket yang diberitahukan sebuah buku dengan pengirim inisial AL beralamat di Bengkong Permai, Batam, dan penerima inisial ELN beralamat Selong, Lombok Timur.

ads

Sebagai barang yang dicurigai, kamus tersebut dibuka oleh kuasa barang dan ditemukan bungkusan berisi kristal putih yang diduga kuat adalah sabu seberat 249 gram.

“Kristal putih lalu dilakukan uji narcotest, dengan hasil warna biru yang artinya kristal putih tersebut positif sabu,” kata Undani.

Temuan ini pun selanjutnya diserahkan ke Direktorat IV Badan Reserse Kriminal Kepolisian Republik Indonesia (Bareskrim Polri) pada Kamis, (21/10), dan dilanjutkan pengembangan kasus dengan membentuk Tim Gabungan dari unsur Mabes Polri yaitu Bareskrim, Subdirektorat Narkotika Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (Subdit. Narkotika DJBC), dan KPU BC Batam.

“Kemudian dilakukan pengembangan dan berhasil mengamankan dua pelaku di Selong Lombok Timur,” ujarnya.

ads

Hasil dari peninjauan lokasi, tim gabungan berhasil mengamankan dua orang yang mengambil paket tersebut, yaitu ELN dan F.

“ELN yang memang tertera sebagai penerima pada pemberitahuan paket ternyata tidak sendiri saat mengambil paket, ia bersama F,” jelas Undani.

Pengakuan ELN dan F ternyata barang tersebut akan diantar ke seorang inisial ZI alis IS alias G.

“ZI alias IS alias G saat ini masih dalam proses pencarian, ia masuk DPO (Daftar Pencarian Orang), dan untuk ELN dan F beserta barang bukti diamankan ke Jakarta oleh tim gabungan untuk proses lebih lanjut,” tutup Undani.

Tersangka dijerat dengan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika Pasal 114 ayat (2) dan/atau Pasal 112 ayat (2) juncto Pasal 132 ayat (1) dengan ancaman pidana mati / penjara seumur hidup, atau paling singkat 6 tahun dan paling lama 20 tahun, serta pidana denda maksimum Rp10.000.000.000 (sepuluh miliar rupiah).

Dapatkan update berita langsung dari Smartphone anda melalui telegram. Klik t.me/kepripediacom untuk bergabung



ads
Tetap terhubung dengan kami:
Baca Lainnya

KPK Sebut Terima Pengembalian Uang Rp 3 M dari Kasus Kuota Rokok di Bintan

4 Desember 2021 - 20:49 WIB

Tega! 2 Pemuda di Batam Cabuli Anak SD Secara Bergilir

3 Desember 2021 - 22:19 WIB

2 Pencuri di Dabo Singkep Ditangkap Polisi, 1 Sempat Sembunyi di Kelong

3 Desember 2021 - 20:34 WIB

Konferensi pers pengungkapan kasus pencurian di Dabo Singkep

Polres Bintan Tangkap Bandar Narkoba di Tanjungpinang

3 Desember 2021 - 18:35 WIB

Gara-gara Cemburu, 2 Pria di Batam Keroyok Suami Rekan Wanitanya

3 Desember 2021 - 06:11 WIB

ABK yang Loncat ke Laut Saat Dikejar Bea Cukai Bawa 488 Ribu Rokok Ilegal

2 Desember 2021 - 16:44 WIB

Trending di Hukum Kriminal