Menu

Mode Gelap

Hukum Kriminal · 31 Mar 2022 18:59 WIB ·

Terungkap! Ini Motif Penikaman Sopir Angkot di Batam hingga Tewas


 Pelaku penikaman sopir angkot di Batam saat dihadirkan dalam konferensi pers di Mapolresta Barelang. Foto: Zalfirega/kepripedia.com Perbesar

Pelaku penikaman sopir angkot di Batam saat dihadirkan dalam konferensi pers di Mapolresta Barelang. Foto: Zalfirega/kepripedia.com

ADVERTISEMENT
advertisement

HHB alias Marbun, seorang pemuda berusia 26 tahun di Kota Batam harus berurusan dengan hukum setelah melakukan penikaman terhadap rekannya sesama sopir angkot hingga tewas, pada Senin (29/3) lalu.

Dalam konferensi pers yang digelar Kamis (31/1), Kapolresta Barelang, Kombes Pol Nugroho Tri Nurmantyo, mengungkapkan bahwa kejadian penikaman ini berlatar belakang sakit hati. Di mana, pelaku kesal dengan sikap korban yang kerap melontarkan kata kasar kepadanya.

ADVERTISEMENT
advertisement

Tetapi, kesal tak terbendung ketika HHB menghampiri korban J yang mobilnya mengalami pecah ban. HHB mengaku berniat baik untuk membantu. Namun korban J justru membalas dengan makian dan pukulan ke wajahnya.

“Karena ada penumpang, pelaku tak melawan saat itu. Ia langsung meninggalkan lokasi untuk mengantarkan penumpang,” ujar Kombes Pol Nugroho.

ADVERTISEMENT
advertisement

Tak puas perlakuan korban terhadapnya, setelah mengantarkan penumpang, pelaku lalu menunggu korban di tempat cucian mobil di sekitar wilayah Bengkong.

Sekira pukul 23.00 WIB, korban J yang dinanti-nanti melintasi kawasan tersebut. Pelaku lalu mengampiri korban dan menusuk leher korban dengan gunting.

ADVERTISEMENT

Baca: Sopir Angkot di Batam Tewas Ditikam, Pelaku Rekan Satu Profesi

Namun, menurut keterangan masyarakat sekitar, sempat terdengar cek-cok antara kedua sopir angkot ini, hingga akhirnya ditemukan korban J yang sudah terkapar dalam kondisi meninggal dunia.

Dari laporan masyarakat ini, lalu Tim Opsnal Polsek Bengkong bersama Satreskrim Polresta Barelang langsung ke tempat kejadian perkara (TKP) untuk menyelidiki peristiwa tersebut.

ADVERTISEMENT

“Selang beberapa jam, pelaku berhasil diamankan di Ruko Sarmen sekitaran wilayah Bengkong,” ujarnya.

Atas perbuatannya ini, pelaku dijerat dengan pasal 340 KUHP atau pasal 338 KUHP dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara atau seumur hidup Jo Pasal 351 ayat (3) KUHP dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara.

 

Lihat postingan ini di Instagram

 

Sebuah kiriman dibagikan oleh kepripedia.com (@kepripediacom)

ADVERTISEMENT
Dapatkan update berita langsung dari Smartphone anda melalui telegram. Klik t.me/kepripediacom untuk bergabung
Artikel ini telah dibaca 948 kali

Penulis: | Editor: Redaksi


ADVERTISEMENT
advertisement
Tetap terhubung dengan kami:
advertisement
Baca Lainnya

Setelah Viral Dirusak, Kini Polisi Selidiki Dugaan Korupsi Proyek Pelantar Tempat Wisata Kota Rebah

6 Juli 2022 - 13:22 WIB

7 Pelaku Penyelundupan PMI Ilegal dari Bintan ke Malaysia Ditangkap Polisi

5 Juli 2022 - 22:01 WIB

Kurang dari 24 Jam, Pencuri Motor di Batam Ini Ditangkap

4 Juli 2022 - 21:50 WIB

Polisi Tangkap Spesialis Curanmor yang Beraksi di Tanjungpinang dan Bintan

4 Juli 2022 - 16:47 WIB

Ilustrasi pencurian dan maling motor

Maling Bongkar 3 Kotak Infak Masjid Al Falah Tanjungpinang

3 Juli 2022 - 14:12 WIB

Penyelundupan 42 PMI Ilegal di Batam Digagalkan, Seorang Panyalur Tersangka

2 Juli 2022 - 19:48 WIB

Trending di Hukum Kriminal
advertisement