Menu

Mode Gelap

Warta · 19 Agu 2021 14:06 WIB ·

UMRAH Rancang 2 Fakultas Baru: Farmasi dan Kedokteran


 UMRAH Rancang 2 Fakultas Baru: Farmasi dan Kedokteran Perbesar

Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) Tanjungpinang sedang merancang pembentukan dua fakultas baru, yakni farmasi dan kedokteran.

Hal tersebut disampaikan Rektor UMRAH Tanjungpinang, Agung Dhamar Syakti, belum lama ini. Ia mengatakan, saat ini pihaknya tengah membidik perbaikan posisi UMRAH Tanjungpinang di tingkat nasional. 

“Saat ini memang kami sedang merancang penyusunan dua fakultas baru, yakni kedokteran dan farmasi. Karena masih butuh proses, tentunya tidak akan terbentuk dalam waktu dekat ini,” ujarnya.

Ia menjelaskan, salah satu mimpi besarnya adalah ingin memperbaiki posisi ranking UMRAH Tanjungpinang di tingkat nasional. Menurutnya, pada 2020 lalu UMRAH Tanjungpinang masih menempati posisi 1.013 dari 2.136 perguruan tinggi yang terdata di Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. 

ads

“Dari tahun ke tahun kami terus berbenah tentunya, karena salah satu target yang ingin dicapai adalah memperbaiki posisi Umrah Tanjungpinang ditingkat nasional. Target kami adalah Umrah Tanjungpinang bisa tembus pada posisi 200 secara nasional,” jelasnya Mantan Dekan Fakultas Kelautan dan Perikanan (FKIP) UMRAH tersebut.

Untuk mewujudkan target tersebut akan dilakukan secara bertahap dengan memperbaiki dari sisi peningkatan kualitas sumber daya manusia. Selain juga akan memperbaiki akreditasi setiap fakultas yang sudah ada. 

ads

“Kami juga sudah merancang untuk pembangunan Asrama Kampus di Pulau Dompak. Namun persoalan lahan masih belum selesai, tentu kami membutuhkan dukungan Pemprov Kepri dalam hal ini nantinya,” jelasnya lagi. 

Pria yang bercita-cita ingin menjadikan UMRAH sebagai kampus maritim terkemuka di wilayah Asia Tenggara tersebut juga mengatakan, secara bertahap UMRAH juga sudah mulai dikenal di luar Provinsi Kepri. Karena tidak 100 persen mahasiswa yang kuliah di UMRAH berasal dari Provinsi Kepri. Ia berharap, ini menjadi semangat baru untuk pengembangan dan peningkatan UMRAH kedepan. 

“Pada 2020 lalu hanya 900 orang yang diterima sebagai mahasiswa baru. Kemudian tahun 2021 ini ada 1.500 orang pendaftar. Berapa angka pastinya, kami masih menunggu proses pendaftaran ulang tuntas. Kemudian di 2020 lalu terdata 3.066 mahasiswa dan 3.957 mahasiswa yang berkuliah di UMRAH,” paparnya. 

Ditegaskannya, sebagai salah satu kesiapan untuk mewujudkan UMRAH menjadi salah satu kampus kemaritiman terkemuka, pihaknya juga akan melakukan penyesuaian terhadap Fakultas Ekonomi dan Fakultas Teknik.

Menurutnya, pada kedua fakultas tersebut akan disematkan perubahan dengan Fakultas Ekonomi Kemaritiman dan Teknik Kemaritiman.  Begitu juga dengan fakultas lainnya, materi-materi kuliah tetap akan bersinggungan dengan kemaritiman. 

“Semuakan butuh proses, dan tidak dibentuk secara instan. Kami optimis, rancangan kerja yang dibuat dapat mewujudkan mimpi besar ini. Namun terlepas dari itu, tentu tetap butuh dukungan dan kerjasama pihak-pihak yang berkepentingan,” tutup pria yang menyandang Guru Besar tersebut. 

Sementara itu, Legislator Komisi IV DPRD Provinsi Kepri, Teddy Jun Askara, berharap UMRAH Tanjungpinang mampu bersaing dengan kampus-kampus lain yang ada diseluruh Indonesia. Dengan demikian anak-anak daerah bisa merasa bangga belajar di UMRAH dan tidak harus kuliah keluar daerah.

“Harapan kita semua, lulusan UMRAH ini nantinya mampu berdiri sendiri. Atau mampu mengolah aset kita yang 96 pesen laut. Jangan sampai anak-anak kita hanya jadi pesuruh atau penonton. Apalagi kita punya fakultas kelautan yang memang dibuka untuk mendidik putra dan putri kita menjadi lebih kompetitif dan siap pakai,” ujarnya. 

Ketua Fraksi Golkar DPRD Kepri tersebut juga berharap, ada penekanan khusus terhadap para mahasiswa, sehingga memiliki semangat belajar yang tinggi dan selalu tumbuh semangat. Menurutnya, menyangkut pengembangan kampus dan rencana transformasi Fakultas, itu semua sangat bagus dan perlu ditangani secara serius. 

“UMRAH salah satu PTN di Provinsi Kepri yang harus menjadi kebaggaan. Memang harus bergerak bersama, sehingga apa yang dimimpikan bisa terwujud kedepannya,” tutupnya.

Artikel ini telah dibaca 6 kali

Penulis:

Editor: Hasrullah


Baca Lainnya

Penjelasan Bandara Hang Nadim Batam Soal Syarat Penerbangan Terbaru

21 Oktober 2021 - 20:02 WIB

Unjuk Rasa ke Kantor DPRD Batam, Pengungsi Afghanistan Kembali Minta Mediasi ke UNHCR

21 Oktober 2021 - 19:44 WIB

Kios-kios di Sepanjang Jalan Batu Besar Nongsa Ditertibkan

21 Oktober 2021 - 17:55 WIB

Beredar Video Kecelakaan Kepala Putus di Batam, Polisi: Itu Hoaks

21 Oktober 2021 - 14:20 WIB

Persatuan Sihinodola Nias Batam Laporkan Akun Facebook Condrat Sinaga

20 Oktober 2021 - 20:35 WIB

Pemprov Kepri Siapkan Anggaran Rp 3 Miliar untuk Juru Dakwah di Pulau Terpencil

20 Oktober 2021 - 19:56 WIB

Trending di Warta