UPBU Dabo Rilis Jadwal Lengkap dan Tarif Angkutan Udara Perintis TA 2026, Terbang Perdana 12 Januari

LINGGA – Kantor Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Kelas III Dabo resmi merilis jadwal penerbangan beserta tarif Angkutan Udara Perintis Korwil Singkep Tahun Anggaran 2026. Program ini bertujuan meningkatkan konektivitas antarwilayah, khususnya daerah kepulauan dan wilayah terpencil.

Kepala UPBU Kelas III Dabo, Indra Rohman, mengatakan bahwa angkutan udara perintis menjadi salah satu solusi strategis pemerintah dalam mendukung mobilitas masyarakat, distribusi logistik, serta pemerataan pembangunan di wilayah Kepulauan Riau dan sekitarnya.

ADVERTISEMENT

“Penerbangan perintis ini diharapkan dapat membantu masyarakat dalam mengakses transportasi udara dengan tarif terjangkau, aman, dan terjadwal, terutama bagi wilayah yang belum terlayani penerbangan komersial secara optimal,” ujar Indra Rohma, Jumat, 9 Januari 2026.

Ia menjelaskan, pada TA 2026 terdapat sejumlah rute yang dilayani dari dan menuju Bandara Dabo, di antaranya Dabo–Batam, Dabo–Tanjung Pinang, Dabo–Pekanbaru, Dabo–Jambi, Dabo–Tanjung Balai Karimun, serta rute lanjutan ke Kerinci, Rengat, Pasir Pangaraian, Letung, dan Tambelan.

Jadwal lengkap penerbangan perintis di UPBU Bandara Dabo.
Jadwal lengkap penerbangan perintis di UPBU Bandara Dabo.

Menurut Indra, jadwal penerbangan telah disusun secara berkala setiap pekan dengan hari operasional yang berbeda-beda, menyesuaikan kebutuhan masyarakat serta kondisi operasional penerbangan perintis.

“Tarif yang diberlakukan telah melalui ketentuan pemerintah dan sudah termasuk PPN 11 persen, IWPU, serta PJP2U/PSC. Kami mengimbau masyarakat untuk membeli tiket melalui agen resmi agar terhindar dari harga yang tidak sesuai,” tegasnya.

Selain itu, UPBU Dabo juga mengingatkan penumpang agar melengkapi dokumen perjalanan. Penumpang dewasa wajib membawa KTP, sementara anak atau bayi harus melampirkan KIA, atau Kartu Keluarga, atau akta kelahiran.

Indra Rohma berharap keberadaan angkutan udara perintis ini dapat mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, memperlancar akses pendidikan dan kesehatan, serta memperkuat konektivitas antarpulau di wilayah kerja Bandara Dabo.

“Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan pelayanan dan keselamatan penerbangan demi kenyamanan masyarakat,” tutupnya.

ADVERTISEMENT

Penulis: | Editor: Redaksi


Share This Article