Warta ยท 28 Okt 2021 14:37 WIB

Warga Batam Keluhkan Tes PCR Sebagai Syarat Penerbangan ke Daerah PPKM Level 3-4


Suasana Bandara Hang Nadim Batam. Foto: Zalfirega/kepripedia.com Perbesar

Suasana Bandara Hang Nadim Batam. Foto: Zalfirega/kepripedia.com

Kebijakan pemerintah menerapkan syarat PCR untuk penumpang pesawat ke luar Batam menuju daerah berstatus PPKM level 4-3 dikeluhkan oleh masyarakat.

Menurut salah satu warga Batam, Evi Susanti, kebijakan tersebut membuat bingung. Pasalnya, ia yang kerap bepergian menggunakan pesawat ke Jakarta ini merasa berat dengan syarat PCR tersebut. Padahal Kota Batam dan Provinsi Kepulauan Riau sudah berstatus PPKM Level 1.

“Awalnya kemarin tu kan, berangkat dari Batam ke Jakarta tak pakai tes PCR lagi karena daerah kita sudah status level 1,” kata Evi.

Ia menyebutkan jika keluhannya itu bukan tidak mendukung kebijkan pemerintah. Namun, melihat kondisi ekonomi serba sulit ini seharusnya tidak perlu lagi syarat terbang menggunakan tes PCR. Terlebih wilayah asal sudah resiko rendah COVID-19.

ads

“Ini kondisi sulit, kalau kita terbang harus tes PCR. Sementara harga PCR hampir sama dengan harga tiket,” ujar Evi.

Sementara itu, Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri) juga menyayangkan syarat perjalanan udara yang kembali diperketat oleh pemerintah saat kasus COVID-19 kian melandai.

“Ini kita sayangkan dengan kebijakan tes PCR yang wajib oleh calon penumpang,” kata
Ketua Apindo Batam, Rafki Rasyid pada kepripedia, Rabu (27/10).

Ia menuturkan jika pihaknya buka tidak mendukung kebijakan pemerintah untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona di tanah air. Namun saat ini kasus kian melandai, sehingga selayaknya ada kelonggaran.

ads

Menurutnya pelaku usaha hingga pariwisata dikatakannya akan semakin terpuruk jika syarat perjalanan domestik dari dan ke Jawa-Bali diperketat. Sementara masyarakat sudah berharap syarat perjalanan domestik diperlonggar agar aktivitas perjalanan termasuk untuk berwisata bisa meningkat.

“Ini yang diharapakan masyarakat,” ujar dia.

Karenanya, ia meminta pemerintah untuk dapat merevisi kebijakan syarat tes PCR yang telah ditetapkan dalam beberapa waktu terakhir ini termasuk di Batam.

“Kita harap kebijakan ini dikaji ulang oleh pemerintah pusat kembali,” harap dia.

Untuk diketahui pemerintah kembali menerapkan tes PCR untuk menuju wilayah Jawa-Bali dan luar Jawa-Bali yang berstatus PPKM level 3 dan 4. Selain hasil tes PCR negatif, pelaku perjalanan juga diwajibkan menunjukkan kartu vaksin, dengan minimal vaksin dosis pertama.

Dapatkan update berita langsung dari Smartphone anda melalui telegram. Klik t.me/kepripediacom untuk bergabung

Penulis: | Editor: Hasrullah


ads
Tetap terhubung dengan kami:
Baca Lainnya

Peringatan Dini, Polisi di Karimun Imbau Warga Pesisir Waspada Banjir Rob

9 Desember 2021 - 16:27 WIB

Peringati Hari Juang Kartika, TNI AD di Karimun Gelar Aksi Sosial Donor Darah

9 Desember 2021 - 13:18 WIB

3 Remaja di Batam Terancam 7 Tahun Penjara karena Terlibat Aksi Curanmor

9 Desember 2021 - 10:47 WIB

Ilustrasi pencurian sepeda motor

Waspada COVID-19 Varian Omicron yang Lebih Cepat Menular

8 Desember 2021 - 20:50 WIB

Didemo Buruh Soal UMK, Gubernur Ansar: Berunjukrasalah dengan Tertib

8 Desember 2021 - 18:53 WIB

Pemulangan PMI Melalui Batam Diperketat Antisipasi Varian Omicron

8 Desember 2021 - 18:39 WIB

Para PMI Tiba di Batam melalui Pelabuhan Batam Center
Trending di Warta