Menu

Mode Gelap

Kuliner Wisata · 2 Okt 2021 15:06 WIB ·

Wisata Petualangan Solusi Saat Pandemi


 Pendaki Tongariro (Foto: Wikimedia Commons) Perbesar

Pendaki Tongariro (Foto: Wikimedia Commons)

Indonesia Adventure Travel Trade Assosiation ( IATTA) bersama Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Indonesia sukses gelar IATTA Talks 2021 di Hotel Fox Harris Bandung Kamis 30 September 2021.

Acara yang dibuka secara virtual oleh Menparekraf Sandiaga Uno tersebut dihadiri oleh Ketua Umum IATTA Cahyo Alkantana, Sekjen IATTA Amalia Yunita dan perwakilan pengurus pusat IATTA. Hadir mewakili Kemenparekraf Alexander Reyaan Direktur Pariwisata Minat Khusus Kemenparekraf. Acara berlangsung secara hybrid dengan melibatkan 30 operator wisata petualangan baik nusa , dirga maupun tirta secara offline dan 250 peserta secara online yang terbagi menjadi 2 sesi talkshow menarik.

Sesi dialog yang memberikan gambaran terkini dan quick win wisata petualangan pada masa pemulihan pariwisata menjadi kunci dari berbagai sajian ke enam narasumber pada sesi talkshow. Sesi pertama menghadirkan Alexander Reyaan selaku pengampu kebijakan wisata petualangan , Amalia Yunita dengan sajian tema strategi wisata petualang dalam kebangkitan pariwisata Indonesia dan Prof Noel Scoot dari USC Australia yang memaparkan bagaimana praktek sustainable tourism pada wisata adventure di Australia.

Sesi 2 menghadirkan para praktisi wisata petualangan yaitu Immanuel Direktur EIGER Tropical Adventure yang nemaparkan bagaimana EIGER berkomitmen pada pengembangan bisnis adventure dengan mengedepankan sustainability, Tito Loho CEO Overland Indonesia melalui hilight enterlreneurship bidang adventure serta Siti Chotijah ” Jhe” ketua umum Genpi Indonesia dengan materi terkait optimasi digital marketing untuk wisata petualang Indonesia.

ads

Cahyo Alkantana selaku ketua umum IATTA mengatakan bahwa Adventure adalah masa depan wisata Indonesia. Bukan hanya soal peluang namun kekayaan alam sudah tersedia dengan sangat luar biasa, pangsa pasar yang sangat besar baik secara domestik dan mancanega serta kebutuhan wisatawan yang saat ini sudah bisa terlayani dengan baik dari sisi safety dan tidak memerlukan amenitas yang ribet ketika berbicara tentang alam. Gelaran IATTA TALKS ini merupakan “hope” atau harapan dari para pelaku wisata petualangan untuk bangkit dan bertumbuh pasca pandemi covid.

Acara ini juga didukung oleh EIGER dengan membagikan merchendaise serta hadiah bagi para pemenang quiz baik yang hadir secara offline maupun online.

Artikel ini telah dibaca 7 kali

Penulis:

Editor: Khairul Siregar


Baca Lainnya

Manjakan Mata dengan Hijaunya Persawahan di Agrowisata Poyotomo Bintan

14 Oktober 2021 - 12:36 WIB

Lagoi Jadi Percontohan, Kepri Siap Sambut Wisatawan Mancanegara

11 Oktober 2021 - 13:20 WIB

Jalur Transportasi Internasional di Kepri Segera Dibuka

9 Oktober 2021 - 16:14 WIB

10 Tempat Menginap Tengah Laut di Bintan Ini Pantas Dicoba

9 Oktober 2021 - 10:26 WIB

259 Nakes dan 2 RS di Kepri Masuk Reaktivasi Industri Pariwisata

30 September 2021 - 17:30 WIB

Melihat Peluang Batam Menjadi Wilayah Wisata Medis

30 September 2021 - 16:35 WIB

Trending di Kuliner Wisata