Menu

Mode Gelap

Hukum Kriminal · 12 Feb 2024 11:56 WIB

WN Malaysia Ditangkap Bawa Sabu dan Heroin di Pelabuhan Internasional Karimun


					Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean TBK, Jerry Kurniawan, memberikan keterangan pers di Mapolres Karimun, Selasa (12/2). Foto: Khairul S/kepripedia.com Perbesar

Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean TBK, Jerry Kurniawan, memberikan keterangan pers di Mapolres Karimun, Selasa (12/2). Foto: Khairul S/kepripedia.com

Petugas Bea Cukai Karimun, Kepulauan Riau, mengamankan seorang kurir narkoba berinisial MF saat tiba di Pelabuhan Internasional, Rabu (7/2) sekira pukul 18.20 WIB.

Pelaku yang merupakan warga negara asal Malaysia itu tiba di pelabuhan Internasional Karimun dengan kapal MV Ocean Dragon 3 dari Kukup, Malaysia.

ADVERTISEMENT

Saat melalui pemeriksaan X-Ray, petugas mencurigai barang bawaan MF. Lalu, dilakukan pemeriksaan dan ditemukan dua paket narkotika jenis sabu di dalam tas pelaku dengan total 325 gram.

“Dua paket narkotika jenis sabu itu ditemukan di dalam tas ransel berwarna hitam yang dibawanya,” ujar Kepala Kantor Bea Cukai Pelayanan Tanjungbalai Karimun, Jerry Kurniawan, Senin (12/2).

Selain itu, petugas juga menemukan satu paket kecil heroin yang dibungkus menggunakan plastik bening seberat 1 gram.

“Ketika pemeriksaan dilakukan, kami juga menemukan narkotika jenis Heroin di dalam saku celana MF,” jelasnya.

Menurut keterangan MF, ia tiba di Karimun bersama satu orang rekannya berinisial MFS pada hari yang sama.

Berdasarkan koordinasi Bea Cukai dan pihak kepolisian, bahwa menetapkan MFS sebagai DPO dalam kasus penyelundupan narkoba ini.

“Kita analisa MFS ini mengetahui lebih banyak akan dibawa kemana narkoba ini. Pelaku MF tidak mengetahui, jadi hanya terputus di dia saja dan dia hanya disuruh membawa barang tersebut,” terangnya.

ADVERTISEMENT

Jerry menduga, upaya memasukan barang haram tersebut ke Karimun dilakukan dengan strategi untuk mengelabui pemeriksaan petugas.

“Ini terkondisikan, MFS pakai strategi juga, tidak membawa barang tapi tau banyak tentang rencana peredarannya,” jelasnya.

“Jadi MF ini yang dikorbankan yang membawa barang. Informasi yang keluar ke kami bahkan mereka juga datang tidak bersamaan,” tambah dia.

ADVERTISEMENT

Berdasarkan data Keimigrasian, pelaku MF diketahui sudah dua kali masuk ke Indonesia. Sementara MFS yang kini DPO telah empat kali selama kurung waktu tiga bulan terakhir.

Gabung dan ikuti kami di :

Penulis: | Editor: Redaksi



whatsapp facebook copas link

Baca Lainnya

Desak Kepastian Hukum Kasus Halimah, Tim 15 Kembali Datangi Denpom Batam

13 Juni 2024 - 14:13 WIB

IMG 20240613 WA0010 11zon

2 Pelaku Penyelewangan BBM Subsidi di Batam Diamankan Polisi, Begini Modusnya

13 Juni 2024 - 10:25 WIB

Barang bukti penyelewengan BBM Subsidi yang diamankan Ditreskrimsus Polda Kepri

Pria di Batam Culik dan Cabuli Gadis 14 Tahun

11 Juni 2024 - 12:48 WIB

IMG 20240611 WA0012 11zon

Pemuda 24 Tahun di Karimun Ditangkap Usai Gondol Besi Penutup Selokan

10 Juni 2024 - 13:30 WIB

IMG 20240610 WA0005 11zon

Dugaan Kasus Pemalsuan Surat Tanah, Hasan Terancam 8 Tahun Penjara

10 Juni 2024 - 09:16 WIB

Kadiskominfo Kepri Hasan

Diperiksa Belasan Jam, Hasan Resmi Ditahan di Mapolres Bintan

8 Juni 2024 - 10:37 WIB

IMG 20240608 WA0008
Trending di Hukum Kriminal