Menu

Mode Gelap
ads

Ekonomi Bisnis · 13 Nov 2021 09:41 WIB

Wow, Piutang Indonesia Capai Rp 76,89 Triliun


Ilustrasi uang rupiah. Foto: EmAji/Pixabay Perbesar

Ilustrasi uang rupiah. Foto: EmAji/Pixabay

Panitia Pengurusan Piutang Negara (PUPN) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) melaporkan hingga saat ini, jumlah piutang negara/daerah yang diurus PUPN tercatat sebanyak 50.769 Berkas Kasus Piutang Negara (BKPN) dengan jumlah nilai outstanding sebesar Rp 76,89 triliun.

BKPN yang dimaksud diatas merupakan berkas piutang negara macet yang diserahkan kepengurusannya oleh Kementerian/Lembaga (K/L).

“Berkas Kasus Piutang Negara (BKPN) dengan jumlah nilai outstanding sebesar Rp 76,89 triliun,” ungkap Kepala Subdirektorat Piutang Negara Direktorat PNKNL Sumarsono dalam konferensi pers virtual, Jumat (12/11).

Ia menjelaskan, pengurusan piutang negara memang dapat diserahkan kepada PUPN apabila memenuhi beberapa syarat.

ads

Pertama, kualitas piutang telah macet.

Kedua, sudah dilakukan penagihan secara optimal oleh K/L namun tetap tidak berhasil secara tertulis dan/atau upaya optimalisasi (restrukturisasi, kerja sama penagihan, parate eksekusi, crash program, gugatan ke Pengadilan, penghentian layanan kepada debitur, hibah ke pemerintah daerah, Penyertaan Modal Negara, penjualan hak tagih, debt to asset swap).

Ketiga, adanya besarnya piutang negara telah pasti menurut hukum. Keempat dilengkapi dokumen sumber dan dokumen pendukung terjadinya piutang negara, dan terakhir dilengkapi resume piutang negara berupa di antaranya identitas K/L, debitur, jumlah rincian utang, alasan macet, dan upaya penagihan yang telah dilakukan.


Baca selengkapnya di kumparan : Kemenkeu Laporkan Piutang Negara Capai Rp 76,89 Triliun

ads

 

Berita ini dikutip dari kumparan.com



ads
Baca Lainnya

Ekonomi Kepri Diprediksi Tumbuh 4,3 Persen Tahun Ini

25 November 2021 - 18:10 WIB

Rencana Pemprov Kepri Membangun Industri Perikanan Tanpa Pinggirkan Nelayan

23 November 2021 - 19:37 WIB

Kala Harga Sembako Lebih Dulu Naik Saat UMK Belum Ada Kepastian

18 November 2021 - 09:29 WIB

UMK Karimun 2022 Naik 0,38 Persen, Jadi Rp 3.348.765

17 November 2021 - 14:02 WIB

BI Ajak Pemda Gunakan Transaksi Digital

16 November 2021 - 22:14 WIB

UMP 4 Provinsi Ini Tidak Naik Tahun 2022

15 November 2021 - 21:56 WIB

Trending di Ekonomi Bisnis