Menu

Mode Gelap

Hukum Kriminal · 30 Mei 2022 19:17 WIB ·

3 Pria di Batam Ditangkap Saat Transaksi Chip Higgs Domino


 Pemain dan penjual chips higgs domino ditangkap di Batam. Foto: Zalfirega/kepripedia.com Perbesar

Pemain dan penjual chips higgs domino ditangkap di Batam. Foto: Zalfirega/kepripedia.com

ADVERTISEMENT
advertisement

Judi online bukanlah hal baru, namun belakangan masyarakat mulai terusik dengan keberadaan game Higgs Domino yang belakangan diduga berpotensi sebagai judi. Tidak sedikit masyarakat yang sudah kecanduan untuk mendapatkan pundi-pundi uang dari aplikasi tersebut.

Akibat aplikasi Higgs Domino ini, tiga pria berinisial AM (32), H (30), dan AR (50) berujung ditangkap jajaran Satrestkrim Polresta Barelang, Sabtu (28/5) kemarin.

Pelaku AM diketahui merupakan seorang penjual chip Higgs Domino, sementara H disebut sebagai penyelenggara dan AR  sebagai pemain.

“Pelaku kita amankan tengah transaksi beli chip di warung tersebut,” kata Kasat Reskrim Polresta Barelang Kompol Abdul Rahman dalam jumpa pers di Polresta Barelang di warung Kopi Coyong Good Morning, Lubuk Baja, Senin (30/5).

ADVERTISEMENT
advertisement

Dijelaskannya, pengungkapan kasus dugaan perjudian itu berawal dari informasi masyarakat yang mengaku resah adanya aktivitas aplikasi Higgs Domino yang mengarah pada perjudian.

Selanjutnya, kata dia, tim melakukan penelusuran di lapangan hingga mengamankan pelaku yang tengah bertransaksi atau membeli chip untuk memainkan aplikasi tersebut.

ADVERTISEMENT

“Kita amankan tiga pelaku bersama barang bukti berupa uang Rp 450 ribu dan buku catatan serta beberapa handphone yang isinya 69 B chip yang dalam nilai rupiah Rp 5 juta,” kata dia.

Dari hasil pemeriksaan awal, pelaku AM menjual chip 1B seharga Rp 65 ribu ke pemain. Ia meraup keuntungan setiap 1 B-nya senilai Rp 5 ribu.

“Pelaku (bandar) melakukan transaksi satu hari raup keuntungan Rp 500 ribu dan perbulan dapat cuan hingga Rp 15 juta.”

ADVERTISEMENT

“Ini merupakan langganan yang tetap dari bandar karena sering melakukan transaksi. Bandar melakukan aksi baru 17 bulan,” tambah dia.

Kompol Abdul Rahman mengimbau kepada warga untuk tidak tergiur dengan aplikasi yang berpotensi dan memuat unsur perjudian.

“Selalu bijak dalam bermain,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

Atas perbuatannya, para pelaku dapat dijerat pasal 303 ayat 1 ke-3e Jo pasal 303 bis ayat 1 ke 2 KUHP dengan ancaman 10 tahun penjara.

Dapatkan update berita langsung dari Smartphone anda melalui telegram. Klik t.me/kepripediacom untuk bergabung
Artikel ini telah dibaca 701 kali

Penulis: | Editor: Redaksi


Tetap terhubung dengan kami:

ADVERTISEMENT
advertisement
advertisement
Baca Lainnya

Kapolri Tegaskan Beri Hukuman Terberat untuk Ferdy Sambo dan Anak Buah

9 Agustus 2022 - 20:10 WIB

Penyalur PMI Ilegal di Pelabuhan Internasional Batam Ditangkap, Untung Rp 1 Juta per Korban

8 Agustus 2022 - 21:00 WIB

Kurang 24 Jam, 3 Pencuri Toko Cakrawala Petshop Sagulung Diringkus

8 Agustus 2022 - 18:07 WIB

Marak Penipuan Modus Anak Masuk RS di Batam, Ini Kata Polisi

5 Agustus 2022 - 20:35 WIB

Respons Kadisdik Soal Oknum Guru SD Cabuli Belasan Siswa di Kundur

4 Agustus 2022 - 10:44 WIB

Oknum Guru SD di Kundur Karimun Lakukan Pelecehan 11 Siswa Laki-laki

3 Agustus 2022 - 16:51 WIB

Trending di Hukum Kriminal
advertisement