Menu

Mode Gelap

Hukum Kriminal · 27 Jul 2022 21:49 WIB ·

4 Pelaku Curanmor di Batam Diringkus, Modusnya COD hingga Mengaku TNI


 Pengungkapan kasus curanmor di Batam modus cod dan mengaku TNI. Foto: Zalfirega/kepripedia.com Perbesar

Pengungkapan kasus curanmor di Batam modus cod dan mengaku TNI. Foto: Zalfirega/kepripedia.com

ADVERTISEMENT
advertisement

Unit Jatanras Polda Kepri berhasil menangkap empat pelaku curanmor dengan modus Cash On Delivery (COD) di Batam. Masing-masing pelaku berinisial MBS, DW, AI, dan FS dalam beraksi FS  mengaku sebagai anggota TNI.

“Modus pelaku mencari mangsa melalui forum jual beli di Facebook, dan setelah itu pelaku melakukan COD dengan korbannya,” ungkap Wadireskrimum Polda Kepri, AKBP Ary Baroto dalam jumpa pers di Polda Kepri, Rabu (27/7).

Dijelaskannya, penangkapan ini bermula dari adanya laporan dari masyarakat yang menjadi korban aksi curanmor dengan modus COD di kawasan Batam Centre.

Kemudian dilakukan pengembangan hingga berhasil menangkap dua pelaku lainnya, pada 27 Juli 2022.

ADVERTISEMENT
advertisement

“4 orang sudah kita tangkap, mereka memang sudah menjadi sasaran kita selama ini dan kami pastikan mereka adalah jaringan curanmor dengan modus COD,” kata dia.

Dia menambahkan, masing-masing pelaku mempunyai peran yang berbeda dalam beraksi. AI alias bos mencari korban melalui Facebook dengan COD.

ADVERTISEMENT

“Jadi MBS dan DW yang berperan sebagai COD dengan korban,” ujarnya.

Sementara itu MBS dan DW menggelapkan motor korban, dengan membawa motor tersebut dari tangan korban beserta surat penting lainnya.

“Nah, untuk FS mengaku sebagai anggota TNI yang juga menerima hasil jual beli penggelapan barang curian,” tegas dia.

ADVERTISEMENT

Dari hasil pemeriksaan pelaku telah melakukan aksinya 20 kali di lokasi terpisah di Batam.

Dalam pengungkapan kasus ini, polisi juga menyita sejumlah alat bukti, di antaranya baju loreng senjata airsoftgun dan pisau dari tangan pelaku.

Kini, untuk mempertanggung jawaban perbuatannya pelaku dijerat pasal  371 KUHP, dengan ancaman penjara maksimal 4 tahun penjara.

ADVERTISEMENT
Dapatkan update berita langsung dari Smartphone anda melalui telegram. Klik t.me/kepripediacom untuk bergabung
Artikel ini telah dibaca 28 kali

Penulis: | Editor: Redaksi


Tetap terhubung dengan kami:

ADVERTISEMENT
advertisement
advertisement
Baca Lainnya

Tak Jera, Residivis Ini Kembali Diringkus Usai Mencopet di Pasar Tos 3000 Jodoh

11 Agustus 2022 - 12:57 WIB

Polisi Ringkus Jambret di Tanjung Uma, Sudah 20 Kali Beraksi di Wilayah Batam

11 Agustus 2022 - 12:11 WIB

Kapolri Tegaskan Beri Hukuman Terberat untuk Ferdy Sambo dan Anak Buah

9 Agustus 2022 - 20:10 WIB

Penyalur PMI Ilegal di Pelabuhan Internasional Batam Ditangkap, Untung Rp 1 Juta per Korban

8 Agustus 2022 - 21:00 WIB

Kurang 24 Jam, 3 Pencuri Toko Cakrawala Petshop Sagulung Diringkus

8 Agustus 2022 - 18:07 WIB

Marak Penipuan Modus Anak Masuk RS di Batam, Ini Kata Polisi

5 Agustus 2022 - 20:35 WIB

Trending di Hukum Kriminal
advertisement