Dikelola PT Pelabuhan Kepri, PAD dari Sektor Pelabuhan Melesat Naik di Tahun 2022

Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor retribusi pelabuhan meningkat pesat di tahun 2022 di bawah kelola PT Pelabuhan Kepri (Perseroda).

Peningkatan ini menyusul diberikannya pengelolaan 3 pelabuhan di Kepri, yakni Kota Segara Uban, Pelantar 2, dan Penagi di Natuna  melalui persetujuan Sekretaris Daerah, dan SK Gubernur Kepri beberapa waktu lalu.

ADVERTISEMENT

PT Pelabuhan Kepri mencatat pendapatan retribusi lewat pelabuhan yang direlulatori oleh Dishub Provinsi Kepri di pelabuhan meningkat hampir 300%.

Bahkan pendapatan bisnis BUP di pelabuhan yang di kelola tersebut yang awalnya nihil pendapatan menjadi  pendapatan bisnis kepelabuhanan.

“Karena sejak berdirinya BUP baru di tahun 2022 ini, baru 3 bulan ini diberikan pengelolaan pelabuhan tersebut,” kata Direktur PT Pelabuhan Kepri (Perseroda), Capt Awaluddin M. Mar, dalam keterangan yang diterima Kamis (12/1).

Walau hanya 3 bulan pengelolaan, pendapatan bisnis BUP pun mencapai 60 persen dari target pendapatan 1 tahun di 2022 kemarin.

Awaluddin pun mengaku optimistis dengan pendapatan pelabuhan untuk menyumbang PAD untuk Kepri.

“Karena baru 3 bulan pendapatan retribusi meningkat pesat, pendapatan bisnis pun hampir mencapai target 1 tahun walau hanya 3 bulan di kelola,” kata dia.

Manager Bidang Oprasional & Hukum,
Cokky Wijaya Saputra, menambahkan, bersama tim pemasaran dan tim oprasional, akan menyiapkan strategi pengelolaan pelabuhan-pelabuhan yang diberikan.

ADVERTISEMENT

“Untuk saat ini baru 2 pelabuhan yang di kelola, yakni pelantar 2 dan Pelabuhan Kota Segara di Tanjung Uban,” kata Cokky.

“Sehingga harus menyiapkan strategi bisnis untuk kelola 1 pelabuhan lagi di pelabuhan Penagi, Natuna,” imbuhnya.

Untuk pelabuhan Penagi, kata dia, saat ini hanya tinggal menunggu SK yang tengah disusun bersama dengan Dishub Kepri.

ADVERTISEMENT

“Bolanya sekarang tinggal di Dishub saja,” kata dia.

Ia pun berharap 3 pelabuhan tersebut nantinya dapat terus dikelola secara maksimal. Karena menurutnya potensi besar sudah ada didepan mata.

“Mitra-mitra yang kompeten lewat PBM, Tkbm, dan Jpt ,dan juga kerjasama antar BUMD Kepri, baik itu PK, dan PDAM.
PT Pelabuhan Kepri, siap buktikan keuntungan besar di 3 pelabuhan tersebut di tahun 2023,” kata Cokky menambahkan.

ADVERTISEMENT

Di tambah lagi, lanjut Cokky, pelabuhan Kota Segara sedang di gesa untuk naik status, menjadi pelabuhan ekspor impor. “Ini menunggu rekomendasi Dishub Kepri dan berkolaborasi dengan BP Bintan agar dapat mendapatkan Fasilitas FTZ,” pungkasnya.


Penulis: | Editor: Redaksi


Share This Article
advertisement
advertisement