Gebyar SKL 2025: Semangat Kebersamaan dan Berkah Bantuan untuk Warga Sri Kuala Lobam

Bintan – Sabtu pagi 25 Oktober 2025 yang cerah di Halaman Kantor Kecamatan Sri Kuala Lobam (SKL), Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau, diwarnai dengan semangat kebersamaan dan sukacita. Dihadiri oleh ratusan warga, acara “Gebyar SKL Tahun 2025” resmi dibuka oleh Wakil Bupati Bintan, Deby Maryanti.

Lebih dari sekadar seremoni pembukaan, pagi itu menjadi momen istimewa penuh makna, di mana perhatian pemerintah hadir langsung dalam bentuk beragam bantuan yang disalurkan kepada masyarakat.

ADVERTISEMENT

Matahari pagi belum terlalu terik ketika Wakil Bupati Bintan, Deby Maryanti, tiba di lokasi. Sapaannya hangat disambut antusiasme warga yang telah memadati area. Dalam sambutannya, Wabup Deby tidak hanya sekadar membuka acara, tetapi juga menekankan komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bintan dalam mensejahterakan masyarakat.

“Pemkab Bintan mengalokasikan berbagai bantuan program dan diharapkan agar bantuan yang disalurkan dapat tepat sasaran serta bermanfaat bagi masyarakat banyak,” ujar Wabup Deby, penuh keyakinan.

Harapan itu pun diwujudkan dalam tindakan nyata. Secara simbolis dan langsung, Wabup Deby menyerahkan berbagai bantuan. Bantuan Program Gerbang Kampung berupa tenda, kursi, dan mesin potong rumput diserahkan untuk mendukung aktivitas masyarakat.

Kepedulian terhadap ketahanan pangan diwujudkan melalui penyaluran bantuan sembako dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas). Tidak ketinggalan, bantuan atensi dari Kementerian Sosial RI serta bantuan khusus penanganan stunting juga disalurkan, menunjukkan perhatian yang menyeluruh dari aspek infrastruktur, sosial, hingga kesehatan.

“Seperti bantuan program Gerbang Kampung, bantuan Baznas, dan bantuan makanan stunting yang disalurkan tadi, semoga bantuan ini dapat bermanfaat bagi masyarakat kita yang benar-benar membutuhkan,” tutur Wabup Deby usai menyerahkan bantuan, diiringi doa dan harapan baik.

Gebyar SKL 2025 bukanlah acara satu arah. Camat Sri Kuala Lobam, Nona Yani, dalam wawancara menyampaikan bahwa event ini adalah sebuah festival kebanggaan warga. Untuk pertama kalinya digelar, kegiatan yang berlangsung selama dua hari ini dirancang sebagai wadah merajut kebersamaan.

“Kegiatan ini bertujuan untuk merajut kebersamaan dan mempererat tali silaturahmi khususnya untuk masyarakat Sri Kuala Lobam agar selalu berkreativitas,” jelas Nona Yani.

ADVERTISEMENT

Semangat itu tercermin dalam ragam aktivitas yang ditawarkan. Dari yang bersifat memenuhi kebutuhan dasar seperti pasar murah, hingga memacu ekonomi kreatif lewat bazar UMKM dan fashion week.

Dunia pendidikan dan seni dihidupkan melalui lomba menghias tumpeng, lomba dongeng, dan lomba senam. Sementara untuk pengembangan kapasitas, hadir seminar kepemudaan, pelayanan pajak keliling, dan yang sangat praktis bagi pelaku usaha: pelayanan sertifikasi halal gratis.

Aksi donor darah dan pertunjukan musik gazal serta malam hiburan Jaranan Budoyo Putro Kediri menjadi penutup yang meriah, memadukan kepedulian sosial dengan pelestarian budaya.

ADVERTISEMENT

“Selain dapat meningkatkan potensi ekonomi, acara ini juga menyemarakkan budaya dan kreativitas karya anak-anak muda yang patut kita banggakan,” tutup Camat Nona Yani, menggambarkan betapa event ini adalah sebuah investasi untuk membangun semangat komunitas dan identitas warga Sri Kuala Lobam.

Dengan dibukanya Gebyar SKL 2025, Sabtu pagi itu tidak hanya tentang bantuan yang disalurkan, tetapi juga tentang benih-benih kebersamaan, kreativitas, dan ekonomi yang ditabur. Sebuah awal yang menjanjikan untuk dua hari penuh warna dan semangat “Gebyar” bagi warga Sri Kuala Lobam.


Penulis: | Editor: Redaksi


Share This Article
advertisement
advertisement