Bintan – Semangat kebersamaan kembali terlihat di Desa Pengujan, Kecamatan Teluk Bintan, Kabupaten Bintan. Melalui program Gerakan Serentak (GerTak) Gotong Royong, masyarakat setempat kembali menggelar aksi lanjutan dari program Desa Bersih yang sebelumnya telah dicanangkan oleh pemerintah desa. Kegiatan ini berlangsung serentak pada Sabtu, 14 Februari 2026.
Pelaksanaan gotong royong dilakukan di sejumlah titik, mencakup wilayah RT 07 RW 02, RT 05 RW 03, serta RT 01 dan RT 08 RW 01. Kegiatan ini melibatkan warga dari tiga dusun se-Desa Pengujan dengan fokus pembersihan parit, pemangkasan rumput liar, serta pengumpulan sampah di lingkungan permukiman warga.
Hadir dalam kegiatan tersebut Babinkamtibmas Desa Pengujan, Heri, beserta anggota Polsek Teluk Bintan, Kepala Desa Pengujan Zulfitri, warga setempat, serta mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH).
Kepala Desa Pengujan, Zulfitri, menyampaikan bahwa GerTak merupakan wujud komitmen bersama dalam menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan.
“Program Desa Bersih bukan sekadar seremoni, tetapi harus menjadi budaya. Dengan GerTak ini, kita ingin menanamkan kesadaran bahwa kebersihan adalah tanggung jawab kita bersama,” ujarnya.
Ia juga memberikan apresiasi atas partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat, termasuk aparat kepolisian dan mahasiswa KKN yang turut terlibat dalam aksi bersih-bersih tersebut.
Babinkamtibmas Desa Pengujan, Heri, menilai kegiatan ini sangat positif karena selain menciptakan lingkungan yang bersih, juga mampu mempererat hubungan antara masyarakat dan aparat keamanan.
“Kami dari Polsek Teluk Bintan siap mendukung kegiatan masyarakat yang bersifat membangun seperti ini. Gotong royong mampu memperkuat silaturahmi dan rasa kebersamaan,” ungkapnya.
Sementara itu, perwakilan mahasiswa KKN dari UMRAH mengaku bahwa pengalaman langsung terlibat dalam budaya gotong royong di desa menjadi pelajaran sosial yang sangat berharga.
“Kami belajar langsung bagaimana semangat gotong royong masih sangat hidup di desa. Ini pengalaman berharga yang tidak kami dapatkan di bangku kuliah,” ujar salah satu mahasiswa.
Mawaryani, salah seorang warga yang ikut dalam kegiatan tersebut, berharap GerTak dapat terus dilaksanakan secara rutin.
“Kalau lingkungan bersih, kami juga merasa nyaman. Anak-anak bisa bermain tanpa khawatir, dan penyakit pun bisa dicegah,” tuturnya.
Dengan semangat kebersamaan yang terus terjaga, GerTak Desa Pengujan diharapkan mampu menjadi agenda rutin yang tidak hanya menjaga kebersihan, tetapi juga memperkuat solidaritas antarwarga di wilayah Kecamatan Teluk Bintan.