BATAM — Suasana haru menyelimuti Masjid Agung Raja Hamidah, Batamcentre, Rabu, 20 Mei 2026. Sebanyak 187 jemaah calon haji Kloter 25 Embarkasi Batam dilepas untuk berangkat ke Tanah Suci.
Namun ada satu pemandangan berbeda. Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, tidak berdiri di barisan pejabat yang melepas. Ia justru berada di tengah rombongan jemaah yang akan berangkat.
Amsakar hadir sebagai calon jemaah haji, bukan sebagai kepala daerah. Ia didampingi istrinya, Erlita Amsakar, yang juga menjabat Ketua TP PKK Kota Batam.
Di hadapan para pejabat Pemkot Batam, BP Batam, keluarga, dan masyarakat, Amsakar memohon doa.
“Saya memohon doa agar perjalanan kami dilancarkan, ibadah dimudahkan, dan kami kembali dengan predikat haji mabrur,” ujar Amsakar.
Ia juga berpesan kepada seluruh jemaah agar menjaga kekompakan di Tanah Suci.
“Kalau dalam perjalanan ada sikap saya yang kurang berkenan, jangan sungkan mengingatkan. Ini perjalanan bersama, kita saling menopang,” katanya.
Sebelum berangkat, Amsakar menitipkan amanah pemerintahan kepada Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra.
“Saya titip Batam dan jalannya pemerintahan kepada Ibu Wakil Wali Kota,” tegasnya.
Sekretaris Daerah Kota Batam, Firmansyah, secara resmi melepas keberangkatan kloter 25 yang dijadwalkan bertolak ke Tanah Suci, Kamis, 21 Mei 2026.
“Selamat menunaikan rukun Islam kelima. Semoga seluruh jemaah sehat dan dimudahkan,” ujar Firmansyah.
Ia juga berharap para jemaah mendoakan pemimpin dan masyarakat Batam.
Pelepasan ditutup dengan penyerahan bingkisan. Di sela pelukan dan doa keluarga, rombongan pun bergerak menuju bandara. Harapan menyertai: seluruh jemaah kembali ke Batam sebagai haji yang mabrur.