Karimun – Puncak ajang Turnamen E-Sport Kapolres Karimun Cup 2026 telah usai. Grand final yang berlangsung sengit pada Senin (22/6/2026) di Gedung Pelayanan Lantai II Polres Karimun itu resmi dimenangkan oleh Tim TRM.
Turnamen yang diikuti oleh 26 tim ini telah berlangsung selama beberapa hari. Sistem eliminasi diterapkan sejak babak penyisihan hingga semifinal. Proses panjang itu akhirnya menyisakan empat tim terbaik atau Final Four, yakni Tim TRM, Tim PT. Bolu Ketan, Tim Pempek F&A, dan Tim Kokokmaxhoki.
Acara puncak dibuka langsung oleh Kapolres Karimun, AKBP Yunita Stevani, S.I.K., M.Si. Turut mendampingi dalam pembukaan tersebut, para Pejabat Utama (PJU) Polres Karimun dan Ketua IESPA Kabupaten Karimun, M. Zuhdie.
Ketua IESPA Kabupaten Karimun, M. Zuhdie, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya turnamen ini. Menurutnya, kegiatan ini menjadi wadah positif bagi para penggemar e-sport di Karimun. “Mereka dapat menunjukkan kemampuan sekaligus mempererat kebersamaan antarkomunitas,” ujarnya.
Baca Juga
Sementara itu, Kapolres Karimun, AKBP Yunita Stevani, menegaskan bahwa turnamen ini merupakan bentuk dukungan Polri terhadap generasi muda. “Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat melahirkan atlet e-sport yang berprestasi serta membangun semangat sportivitas dan kebersamaan,” ungkapnya.
Pertandingan berlangsung ketat hingga babak akhir. Berikut hasil akhir pertandingan:
– Juara 1: Tim TRM
– Juara 2: Tim Pempek F&A
– Juara 3: Tim Kokokmaxhoki
– Juara Harapan 1: Tim PT. Bolu Ketan
Sebagai konsekuensi atas kemenangan mereka, Tim TRM, Pempek F&A, dan Kokokmaxhoki berhak mewakili Polres Karimun untuk berlaga di tingkat Polda Kepulauan Riau (Kepri) mendatang.
Kegiatan ditutup dengan penyerahan trofi dan hadiah kepada para pemenang. Sebagai penutup, Kasi Humas Polres Karimun, AKP Jordan Manurung, mengimbau seluruh generasi muda agar menjadikan game sebagai sarana hiburan dan prestasi.
Ia mengingatkan agar tetap bijak dalam mengatur waktu. “Bermain game boleh, namun harus tahu waktu dan tidak mengabaikan kewajiban utama, baik dalam pendidikan maupun kehidupan sehari-hari,” tutupnya. (Defran)
