Jagoh – Dalam rangka masa liburan sekolah yang biasanya menyebabkan lonjakan penumpang di Pelabuhan Jago, Babinsa Koramil 04/Dabo, Peltu Maksudi, melaksanakan kegiatan pemantauan (monitoring) di pelabuhan setempat pada Minggu pagi, 5 Juli 2026. Kegiatan ini difokuskan pada arus penumpang baik untuk rute Jago – Pinang maupun Jago – Batam.
Komandan Koramil 04/Dabo, Kapten Arm Ismarli Koto mengatakan, namun, di tengah kesibukan pemantauan arus liburan, terjadi sebuah situasi darurat.
Peltu Maksudi mendapati adanya seorang pasien dari Rumah Sakit Dabok yang harus segera dirujuk ke Rumah Sakit Provinsi di Tanjung Pinang. Pasien tersebut menderita sakit komplikasi disertai stroke berat, sehingga membutuhkan penanganan medis dengan peralatan yang lebih lengkap di RS provinsi.
Kondisi pasien yang tidak bisa berjalan dan harus ditandu menjadi perhatian serius. Dengan sigap, Peltu Maksudi selaku Babinsa yang memiliki tugas untuk melindungi, mengayomi, dan membantu masyarakat, langsung berinisiatif membantu proses evakuasi. Beliau bersama-sama dengan aparat Dinas Perhubungan (Dishub) serta keluarga pasien mengangkat tandu untuk menaikkan pasien ke kapal tujuan Tanjung Pinang.
Baca Juga
“Kami terus memantau situasi pelabuhan di masa liburan ini. Kebetulan ada warga yang membutuhkan bantuan darurat, sudah menjadi kewajiban kami untuk hadir dan membantu semaksimal mungkin,” ujar Peltu Maksudi di lokasi.
Selama kegiatan monitoring Pelabuhan Jago berlangsung, baik dalam mengatur arus penumpang liburan maupun membantu evakuasi pasien stroke, situasi secara keseluruhan berjalan dalam keadaan aman dan terkendali. Kerja sama yang baik antara aparat keamanan, petugas pelabuhan, dan masyarakat setempat sangat membantu kelancaran seluruh rangkaian kegiatan tersebut.
