Babinsa Koramil 04/Dabo, Koramil 04/Dabo Nobar Piala Dunia 2026 Bersama Warga, Pererat Silaturahmi dan Dorong UMKM Lokal

SINGKEP – Euforia Piala Dunia 2026 kembali menyatukan masyarakat di Kota Dabo, Sabtu (4/7/2026). Babinsa Koramil 04/Dabo Kodim 0315/TPI, Serka P. Simbolon, turut hadir di tengah warga dengan mengikuti kegiatan nonton bareng (nobar) di salah satu kafe di Kota Dabo.

Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan antara TNI dan warga. Suasana nobar berlangsung penuh keakraban, diwarnai antusiasme masyarakat yang menyaksikan sejumlah pertandingan babak gugur Piala Dunia 2026.

ADVERTISEMENT

Pada pertandingan pertama yang berlangsung pukul 01.00 WIB, Australia menghadapi Mesir. Laga berlangsung sengit hingga harus ditentukan melalui adu penalti setelah kedua tim bermain imbang 1-1 di waktu normal. Mesir akhirnya memastikan kemenangan dengan skor 4-2 dalam adu penalti.

Selanjutnya, para pengunjung kafe juga bersiap menyaksikan pertandingan Argentina melawan Tanjung Verde yang digelar pukul 05.00 WIB, disusul laga Kolombia menghadapi Ghana pada pukul 08.30 WIB.

Serka P. Simbolon mengatakan, kegiatan nonton bareng tidak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi sarana mempererat silaturahmi dan membangun komunikasi yang baik antara TNI dengan warga.

“Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat merupakan bentuk kedekatan TNI dengan rakyat. Melalui kegiatan seperti ini, diharapkan hubungan yang sudah terjalin semakin erat, sehingga tercipta kebersamaan dan soliditas yang kuat,” ujarnya.

Sementara itu, Komandan Koramil 04/Dabo, Kapten Arm Ismarli Koto, menilai euforia Piala Dunia 2026 juga memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat, khususnya pelaku usaha kecil.

Menurutnya, kegiatan nonton bersama yang digelar di berbagai kafe, warung kopi, hingga ruang publik telah menciptakan multiplier effect yang nyata.

“Euforia menonton bersama telah meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat. Permintaan makanan, minuman, hingga berbagai jasa pendukung mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Ini menjadi peluang bagi pelaku UMKM untuk meningkatkan pendapatan,” kata Kapten Arm Ismarli Koto.

ADVERTISEMENT

Ia berharap momentum Piala Dunia 2026 tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga mampu memperkuat kebersamaan masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.


Penulis: | Editor: Redaksi


Share This Article
advertisement