Karimun – Pemerintah Kabupaten Karimun melalui Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh kafilah yang telah berjuang membawa nama baik daerah pada ajang Musabaqah Tilawatil Quran dan Hadis (MTQH) XII Tingkat Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) Tahun 2026.
Ketua Harian LPTQ Kabupaten Karimun, Ashadi, mengungkapkan rasa bangga atas dedikasi para peserta yang telah menunjukkan kemampuan terbaik mereka di setiap cabang yang diperlombakan. Menurutnya, seluruh kafilah telah tampil maksimal demi mengharumkan nama Bumi Berazam.

“Kami mengucapkan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh kafilah yang telah berjuang. Mereka sudah tampil maksimal sesuai dengan keahlian masing-masing dan berhasil mengharumkan nama Kabupaten Karimun,” ujar Ashadi.
Meskipun persaingan di tingkat provinsi tahun ini terbilang sangat ketat, kafilah Kabupaten Karimun tetap berhasil mengamankan sejumlah prestasi gemilang di berbagai cabang bergengsi. Beberapa capaian yang berhasil diraih di antaranya:
• Juara III Tilawah Anak Putri
• Juara III Tahfiz 1 Juz Putri
• Tahfiz 5 Juz Putra
• Juara III Fahmil Quran Putra
• Juara III Syahril Qur’an (Putra dan Putri)
• Tahfiz 10 Juz Putri
Prestasi-prestasi ini menjadi bukti nyata bahwa Kabupaten Karimun tidak pernah kehabisan potensi dalam melahirkan generasi Qurani yang berdaya saing tinggi di tingkat provinsi.
Ashadi mengakui bahwa perhelatan MTQH XII Kepri tahun ini berlangsung sangat kompetitif. Seluruh kabupaten dan kota se-Kepri mengirimkan putra-putri terbaik mereka, sehingga tensi persaingan di setiap cabang perlombaan terasa sangat ketat. Namun, LPTQ Karimun melihat hal ini sebagai motivasi positif.
“Perhelatan MTQH ke-12 ini luar biasa. Peserta dari seluruh kabupaten dan kota sangat kompetitif. Ini menjadi tantangan sekaligus motivasi bagi kita untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan,” tegasnya.
Menatap kompetisi di masa depan, LPTQ Kabupaten Karimun bergerak cepat menyusun strategi baru. Ashadi menegaskan bahwa pola pembinaan tidak boleh lagi bersifat instan atau hanya dilakukan menjelang perlombaan saja, melainkan harus menjadi program berkelanjutan sepanjang tahun.

Langkah strategis yang akan diambil oleh LPTQ bersama Pemerintah Kabupaten Karimun adalah merangkul dan menjaring potensi putra-putri terbaik dari seluruh pelosok kecamatan di Kabupaten Karimun guna memastikan regenerasi kafilah yang kuat.
Menyusun program pelatihan yang terjadwal untuk mendalami kualitas tilawah, hafalan, pemahaman, hingga kemampuan teknis di seluruh cabang perlombaan.
Lalu, memastikan setiap calon peserta mendapatkan pendampingan yang optimal dari para pelatih berkompeten.
“Ke depan kami akan terus merangkul putra-putri terbaik yang berpotensi mewakili Kabupaten Karimun. Insya Allah kita akan berusaha mewujudkan hari esok yang lebih baik daripada hari ini,” tambah Ashadi.
Untuk menyukseskan cetak biru pembinaan berkelanjutan tersebut, LPTQ Karimun menggarisbawahi pentingnya sinergi dan dukungan dari berbagai pihak, terutama terkait ketersediaan anggaran.
Pembinaan yang intensif dan berkesinambungan tentu membutuhkan dukungan finansial yang matang agar program dapat berjalan secara terstruktur dan maksimal.
“Tentunya pembinaan yang lebih banyak dan lebih intensif membutuhkan dukungan finansial yang memadai. Kami berharap ada dukungan dari semua pihak agar program pembinaan dapat berjalan maksimal dan menghasilkan prestasi yang lebih baik ke depan,” pungkasnya. (Advertorial)

